1.22.2009

Boy, 8, becomes youngest IT professional

Source : http://www.telegraph.co.uk

An eight-year-old boy has become the world's youngest IT professional after passing an exam with Microsoft. Marko Calasan, from Skopje, the capital of Macedonia, has become the world's youngest certified computer system administrator.

"I'd like to be a computer scientist when I grow up and create a new operational system," he said.

Marko, whose favourite subject at school is mathematics, learnt to read and write at the age of two, which was when his interest in computers began.

The news of his achievement has turned him into a celebrity in Macedonia.

His mother Radica, 37, said that her son displayed "exceptional learning abilities at a very early age" and that she and her husband, who run a computer school, call on Marko to help solve technical problems when they crop up.

"He is obviously extraordinary gifted, but children above the age of six could learn much more about computers than generally assumed," she said.

Marko is also fascinated by physics and astronomy and struggled to sleep the night before the launch of the Big Bang experiment at the underground facility of the European Organisation for Nuclear Research in Switzerland.

Marko said: "The media said it could cause the end of the world, but there was never any danger of that."
------------------------------------------------------------------------------------

Wow!! Subhanallah.. keren banget ya!!.. itulah hasilnya bila seorang anak dididik dan diarahkan sesuai dengan bakat dan minat mereka masing-masing. Tidak seperti sekolah kita yang dari dulu memaksakan kita untuk menelan pelajaran-pelajaran yang buanyak yang tidak kita minati sama sekali. Aku sangat yakin mereka yang berhasil dan sukses adalah mereka yang fokus mempelajari dan mengilmui suatu bidang. Memang tidak menutup kemungkinan juga bagi mereka yang suka belajar banyak hal akan menjadi sukses dan berhasil, tapi point nya adalah "belajar sesuatu yang disuka". So, tidak ada paksaan bagi setiap orang terutama anak-anak kita untuk belajar dan dipaksa menelan pelajaran yang tidak dia sukai. Akan lebih baik untuk mengarahkan mereka sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing sejak kecil dan tidak akan susah bagi orang tua untuk menyuruh mereka belajar, mereka akan belajar dengan sendirinya tanpa ada suruhan bahkan kemungkinan orang tua akan susah untuk menyuruh mereka berhenti (untuk sekedar istirahat misalnya), karena apa? karena mereka suka, mereka senang mengerjakan itu.

Semoga di masa depan, kurikulum pendidikan kita tidak akan memaksakan generasi ini, anak didik bangsa ini untuk menelan mentah-mentah pelajaran-pelajaran yang tidak mereka suka dan memberi kebebasan kepada mereka (dengan arahan orang tua dan guru tentunya) untuk menjadi manusia yang ahli dalam bidangnya. Aku tidak suka akuntansi tapi aku "terpaksa" belajar itu karena kondisi menuntutku seperti itu, aku sangat menyukai psikologi terutama psikologi anak tapi belum ada kesempatan untuk belajar langsung, sehingga menjadi inilah aku... tidak ahli dalam apa-apa.
/>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda di blog ini. :)

-- Admin Dourbest2day.blogspot.com --