Tulisan ini merupakan tulisan
lanjutan dari syarat-syarat menikah dengan warga negara asing (WNA) yang pernah
saya tulis di sini. Tulisan ini sebenarnya dikhususkan bagi mereka yang menikah
dengan warga negara Kanada yang berniat untuk membuat Permanent Resident (PR) Kanada
atau izin tinggal tetap di Kanada setelah menikah. Tapi saya hanya akan
bercerita tentang pengalaman saya sendiri setelah menikah dengan warga negara
Kanada yang kemudian apply Permanent Resident dan menunggu di Indonesia sampai
Permanent Resident tersebut selesai.
Tampilkan postingan dengan label Lika-liku kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lika-liku kehidupan. Tampilkan semua postingan
9.24.2014
Proses Pengurusan Permanent Resident Visa Kanada
Posted by
Aisyah
at
3:29:00 PM
Labels:
Cerita,
informasi,
Kanada,
Lika-liku kehidupan,
Pernikahan
1.28.2013
Pemikiran Seorang Muslim Tentang Harta Kekayaan
Posted by
Aisyah
at
9:30:00 AM
Kenapa Banyak Orang Muslim Miskin?. Kalau ada yang bertanya seperti itu, jawabannya ya.... salah sendiri kenapa gak berusaha :P . Hehe. Just kidding. Tapi serius ko, memang itu jawabannya. Lalu kenapa ya banyak orang non muslim yang mereka sangat kaya dan mudah sekali untuk mendapatkan harta. Pernah gak timbul pertanyaan "Apa Allaah sayang sama mereka ya, sehingga mereka dimudahkan dalam mencari dan mendapatkan kekayaan?". Untuk jawaban pertanyaan ini, saya fikir perlu dikaji ulang dan ditinjau dari beberapa hal:
1. Allaah itu maha pengasih kepada seluruh hamba-Nya, sayang kepada semua hamba-Nya yaaaa yang muslim, yang kafir yang di antara muslim sama kafir kalo ada, pokoknya seeeeemua mua nya Allaah sayang karena Allaah mempunyai sifat Ar-Rahmaan. Jadi Allaah memberikan keadilan kepada siapapun mau dia muslim mau dia kafir kalau mereka berusaha bagaimanapun bentuknya (ini terlepas dari halal haram ya...), maka insyaa Allaah Allaah akan memberikan jalan.
Sekali lagi, "kalau dia berusaha bagaimanapun bentuknya (terlepas dari halal haram), maka Allaah akan memberikan jalan". Mari kita fikirkan perbedaan muslim dan kafir dalam mencari harta. Orang muslim dalam mencari harta terdapat pembatasan halal haram, jadi seorang muslim yang baik yang mengikuti aturan Allaah hanya akan mencari harta yang halal saja, sedangkan yang haram tidak akan dia ambil bahkan sampai yang abu-abu pun Allaah perintahkan untuk ditinggalkan. Oleh karena itulah pencarian harta bagi seorang muslim itu terbatas. Sedangkan bagi orang kafir, mereka tidak ada hukum halal haram, bisnis apaaaapuunnn semau mereka asal dapet duit mau jualan babi, bisnis pelacuran, jual minuman keras dan lain sebagainya yang penting ada duit di situ, sikat dah!. Sehingga pencarian harta bagi orang kafir tidak terbatas dan kemungkinan mendapatkan harta pun akan semakin besar.
2. Sikap seorang muslim yang patuh pada perintah Allaah, ketika mendapatkan harta dan sudah mecapai nishab dan haul, maka mereka akan mengeluarkan zakat untuk mensucikan harta mereka. Sedangkan orang kafir ketika mendapatkan harta bagaimanapun banyaknya, mereka tidak ada kewajiban zakat. Tapi perlu dicatat bahwa zakat ini sama sekali bukanlah penyebab kemiskinan. Zakat adalah pensuci dari harta kita.
3. Prinsip seorang muslim bahwa tujuan hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allaah. Jadi kalaupun dia mempunyai harta, maka harta itu akan dipergunakan untuk kepentingan ibadah dan bukan untuk ditumpuk-tumpuk sampai seperti hartanya Qarun. Jadi dengan prinsip ini, jika seorang muslim merasa dia sudah cukup mendapatkan harta, dia tidak akan rakus untuk terus mengejar harta kekayaan. Tapi sambil dia terus berusaha, dia akan menikmatinya dan bersyukur kepada Allaah melalui berbagi pada sesama dan sebagainya. Sedangkan untuk orang kafir, semakin dia mendapatkan banyak harta, semakin merasa kurang dan merasa haus laksana meminum air laut.
4. Prinsip lain yang sangat penting bagi seorang muslim bahwa harta itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Ketika sayap seekor lalat dilelang, tidak akan ada yang mau menawarnya walaupun dengan harga mata uang terkecil. Itulah dunia, dunia itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Jika dunia itu sangat berharga dan mempunyai derajat yang sangat tinggi di mata Allaah, maka seharusnyalah nabi Muhammad lah yang terkaya di antara semua kaum muslimin. Tetapi buktinya Rasul hidup ala kadarnya tapi derajat beliau sangat tinggi. Sehingga sekali lagi, kekayaan itu tidak menaikkan derajat seorang muslim dan yang membedakan derajat dalam Islam hanyalah ketakwaan. Subhaanallaah....ketika mendengar cerita di radio ini tentang kehidupan para ulama. Subhaanallaah... mereka itu sangat sangat disibukkan dengan mencari ilmu akhirat, bukan sibuk mencari dunia. Sampai-sampai ada ulama yang hanya makan roti kering setiap hari. Ketika ditanya "apa enaknya roti kering?", dia menjawab "roti kering itu akan sangat sangat enak dan nikmat ketika kita benar-benar membutuhkannya". Jadi ulama itu hanya akan makan roti kering tersebut ketika perutnya benar-benar sudah sangat lapar dan butuh makan. Sehingga dia bisa merasakan nikmatnya makan walaupun hanya sekedar roti kering saja. Subhaanallaah... beginilah seharusnya seorang muslim. Mereka tidak rakus terhadap makanan maupun bentuk kekayaan dunia yang lain. Tentunya pemikiran ini tidak menjadikan kita malas berusaha mendapatkan harta halal dan hidup seadanya. Tapi setiap muslim itu seharusnya berfikiran bahwa harta dunia itu bukan yang utama, tapi akhiratlah yang menjadi tujuan kita. Sehingga jika kita dikaruniai Allaah dengan harta yang sangat banyak pun, akan digunakan untuk kepentingan Islam, untuk kepentingan akhiratnya.
5. Pemikiran bahwa semakin banyak harta yang kita dapat, akan semakin susah bagi kita untuk mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti. Karena pertanyaan tentang harta akan ada 2 macam yaitu dari mana harta itu kita dapat dan kemana harta kita dibelanjakan. Sehingga seorang muslim yang berfikir ke arah akhirat, dia akan tetap berusaha untuk mencari harta dengan cara yang halal tentunya tetapi tidak akan terlalu berambisi dalam mendapatkan harta dan ketika sudah mendapatkan harta itu, dia akan belanjakan di jalan yang diridhai Allaah. Sedangkan untuk orang kafir, tidak ada pemikiran mereka tentang pertanggungjawaban di akhirat terhadap harta yang mereka miliki. Sehingga mereka asik-asik aja membelanjakan hartanya tuk kesenangan mereka.
6. Pemikiran yang lain bahwa hidup di dunia ini laksana musafir yang sedang kecapean dan beristirahat di bawah pohon. Tujuan akhir dia adalah akhirat, bukan berhenti di bawah pohon itu. Jadi dia tidak akan mencari harta yang banyak di sana, tapi dia akan makan seadanya dan menikmati bekal yang dia bawa. Sedangkan mungkin orang kafir beranggapan bahwa dunia inilah akhir dari hidupnya sehingga dia perlu mengumpulkan segala macam perhiasan dunia. Padahal seperti kita ketahui, semua itu tidak akan dibawa mati sama sekali. Semuanya akan ditinggal ketika nyawa berpisah dengan badan.
7. Dunia itu surganya orang-orang kafir dan tempat cobaan bagi orang muslim. Oleh karena itulah mereka orang-orang kafir itu tidak punya aturan batasan dalam melakukan sesuatu. Sedangkan kita dibatasi oleh halal haram, dan dosa. Ini gak boleh itu dilarang. Tapi semua itu adalah demi kebaikan kita sendiri. Semua itu Allaah lah yang mengatur dan tidak ada aturan yang paling baik kecuali hanya aturan Allaah. Di dunia ini ada amal tapi tidak ada hisab (perhitungan), jadi kita terus terus beramal di dunia ini walaupun ga ketauan berapa besar amal kita, ada malaikat yang mencatat semua amal perbuatan kita. Jadi ada amal tanpa hisab tapi nnanti di akhirat ada hari perhitungan di mana semua amal-amal kita dihisab (diperhitungkan) sehingga orang-orang kafir akan meneyesal dengan semua perbuatan mereka dan orang-orang muslim yang tidak mengikuti aturan Allaah akan meminta dikembalikan lagi ke dunia untuk beramal dan menjadi manusia yang baik tapi tidak akan bisa, mereka akan tetap di hisab di akherat itu tanpa bisa beramal lagi.
8. Yang paling mengerikan adalah ketika kita diberikan apapun yang kita minta di dunia ini, maksiat tetap kita jalankan dan bisnis apapun yang haram sekalipun maju pesat dan kita hidup dalam kesenangan dan melupakan Allaah, tapi ternyata itu semua hanya penguluran waktu untuk meng-adzab kita na'udzubillaah min dzalik.
Semua point-point di atas sama sekali bukanlah menjadi penyebab banyak orang muslim menjadi miskin atau memilih jadi miskin. Karena Allaah suka dengan hamba-Nya yang bersyukur dan merasa cukup dengan kehidupannya dan tidak pernah meminta-minta kepada manusia lain. Karena Allaah benci kepada peminta-minta. Tapi maksudnya adalah pemikiran bahwa jika Allaah memberikan banyak harta kepada seseorang berarti Allaah sayang terhadap dia adalah salah. Kalau pernyataan itu benar pastilah Rasuulullaah shallaallaah 'alayhi wa sallam yang paling di sayang Allaah akan paling banyak hartanya di antara semua kaum muslimin. Ternyata tidak kan?. Rasul hidup secara sederhana saja. Tapi yang pasti adalah semua rizki kita sudah tertulis dan tidak akan hilang atau habis atau pindah ke orang lain sebelum kita mati. Tapi semua itu akan kita dapat dengan berusaha keras, bukan dengan bermalas-malasan bahkan dengan meminta minta.
1. Allaah itu maha pengasih kepada seluruh hamba-Nya, sayang kepada semua hamba-Nya yaaaa yang muslim, yang kafir yang di antara muslim sama kafir kalo ada, pokoknya seeeeemua mua nya Allaah sayang karena Allaah mempunyai sifat Ar-Rahmaan. Jadi Allaah memberikan keadilan kepada siapapun mau dia muslim mau dia kafir kalau mereka berusaha bagaimanapun bentuknya (ini terlepas dari halal haram ya...), maka insyaa Allaah Allaah akan memberikan jalan.
Sekali lagi, "kalau dia berusaha bagaimanapun bentuknya (terlepas dari halal haram), maka Allaah akan memberikan jalan". Mari kita fikirkan perbedaan muslim dan kafir dalam mencari harta. Orang muslim dalam mencari harta terdapat pembatasan halal haram, jadi seorang muslim yang baik yang mengikuti aturan Allaah hanya akan mencari harta yang halal saja, sedangkan yang haram tidak akan dia ambil bahkan sampai yang abu-abu pun Allaah perintahkan untuk ditinggalkan. Oleh karena itulah pencarian harta bagi seorang muslim itu terbatas. Sedangkan bagi orang kafir, mereka tidak ada hukum halal haram, bisnis apaaaapuunnn semau mereka asal dapet duit mau jualan babi, bisnis pelacuran, jual minuman keras dan lain sebagainya yang penting ada duit di situ, sikat dah!. Sehingga pencarian harta bagi orang kafir tidak terbatas dan kemungkinan mendapatkan harta pun akan semakin besar.
2. Sikap seorang muslim yang patuh pada perintah Allaah, ketika mendapatkan harta dan sudah mecapai nishab dan haul, maka mereka akan mengeluarkan zakat untuk mensucikan harta mereka. Sedangkan orang kafir ketika mendapatkan harta bagaimanapun banyaknya, mereka tidak ada kewajiban zakat. Tapi perlu dicatat bahwa zakat ini sama sekali bukanlah penyebab kemiskinan. Zakat adalah pensuci dari harta kita.
3. Prinsip seorang muslim bahwa tujuan hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allaah. Jadi kalaupun dia mempunyai harta, maka harta itu akan dipergunakan untuk kepentingan ibadah dan bukan untuk ditumpuk-tumpuk sampai seperti hartanya Qarun. Jadi dengan prinsip ini, jika seorang muslim merasa dia sudah cukup mendapatkan harta, dia tidak akan rakus untuk terus mengejar harta kekayaan. Tapi sambil dia terus berusaha, dia akan menikmatinya dan bersyukur kepada Allaah melalui berbagi pada sesama dan sebagainya. Sedangkan untuk orang kafir, semakin dia mendapatkan banyak harta, semakin merasa kurang dan merasa haus laksana meminum air laut.
4. Prinsip lain yang sangat penting bagi seorang muslim bahwa harta itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Ketika sayap seekor lalat dilelang, tidak akan ada yang mau menawarnya walaupun dengan harga mata uang terkecil. Itulah dunia, dunia itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Jika dunia itu sangat berharga dan mempunyai derajat yang sangat tinggi di mata Allaah, maka seharusnyalah nabi Muhammad lah yang terkaya di antara semua kaum muslimin. Tetapi buktinya Rasul hidup ala kadarnya tapi derajat beliau sangat tinggi. Sehingga sekali lagi, kekayaan itu tidak menaikkan derajat seorang muslim dan yang membedakan derajat dalam Islam hanyalah ketakwaan. Subhaanallaah....ketika mendengar cerita di radio ini tentang kehidupan para ulama. Subhaanallaah... mereka itu sangat sangat disibukkan dengan mencari ilmu akhirat, bukan sibuk mencari dunia. Sampai-sampai ada ulama yang hanya makan roti kering setiap hari. Ketika ditanya "apa enaknya roti kering?", dia menjawab "roti kering itu akan sangat sangat enak dan nikmat ketika kita benar-benar membutuhkannya". Jadi ulama itu hanya akan makan roti kering tersebut ketika perutnya benar-benar sudah sangat lapar dan butuh makan. Sehingga dia bisa merasakan nikmatnya makan walaupun hanya sekedar roti kering saja. Subhaanallaah... beginilah seharusnya seorang muslim. Mereka tidak rakus terhadap makanan maupun bentuk kekayaan dunia yang lain. Tentunya pemikiran ini tidak menjadikan kita malas berusaha mendapatkan harta halal dan hidup seadanya. Tapi setiap muslim itu seharusnya berfikiran bahwa harta dunia itu bukan yang utama, tapi akhiratlah yang menjadi tujuan kita. Sehingga jika kita dikaruniai Allaah dengan harta yang sangat banyak pun, akan digunakan untuk kepentingan Islam, untuk kepentingan akhiratnya.
5. Pemikiran bahwa semakin banyak harta yang kita dapat, akan semakin susah bagi kita untuk mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti. Karena pertanyaan tentang harta akan ada 2 macam yaitu dari mana harta itu kita dapat dan kemana harta kita dibelanjakan. Sehingga seorang muslim yang berfikir ke arah akhirat, dia akan tetap berusaha untuk mencari harta dengan cara yang halal tentunya tetapi tidak akan terlalu berambisi dalam mendapatkan harta dan ketika sudah mendapatkan harta itu, dia akan belanjakan di jalan yang diridhai Allaah. Sedangkan untuk orang kafir, tidak ada pemikiran mereka tentang pertanggungjawaban di akhirat terhadap harta yang mereka miliki. Sehingga mereka asik-asik aja membelanjakan hartanya tuk kesenangan mereka.
6. Pemikiran yang lain bahwa hidup di dunia ini laksana musafir yang sedang kecapean dan beristirahat di bawah pohon. Tujuan akhir dia adalah akhirat, bukan berhenti di bawah pohon itu. Jadi dia tidak akan mencari harta yang banyak di sana, tapi dia akan makan seadanya dan menikmati bekal yang dia bawa. Sedangkan mungkin orang kafir beranggapan bahwa dunia inilah akhir dari hidupnya sehingga dia perlu mengumpulkan segala macam perhiasan dunia. Padahal seperti kita ketahui, semua itu tidak akan dibawa mati sama sekali. Semuanya akan ditinggal ketika nyawa berpisah dengan badan.
7. Dunia itu surganya orang-orang kafir dan tempat cobaan bagi orang muslim. Oleh karena itulah mereka orang-orang kafir itu tidak punya aturan batasan dalam melakukan sesuatu. Sedangkan kita dibatasi oleh halal haram, dan dosa. Ini gak boleh itu dilarang. Tapi semua itu adalah demi kebaikan kita sendiri. Semua itu Allaah lah yang mengatur dan tidak ada aturan yang paling baik kecuali hanya aturan Allaah. Di dunia ini ada amal tapi tidak ada hisab (perhitungan), jadi kita terus terus beramal di dunia ini walaupun ga ketauan berapa besar amal kita, ada malaikat yang mencatat semua amal perbuatan kita. Jadi ada amal tanpa hisab tapi nnanti di akhirat ada hari perhitungan di mana semua amal-amal kita dihisab (diperhitungkan) sehingga orang-orang kafir akan meneyesal dengan semua perbuatan mereka dan orang-orang muslim yang tidak mengikuti aturan Allaah akan meminta dikembalikan lagi ke dunia untuk beramal dan menjadi manusia yang baik tapi tidak akan bisa, mereka akan tetap di hisab di akherat itu tanpa bisa beramal lagi.
8. Yang paling mengerikan adalah ketika kita diberikan apapun yang kita minta di dunia ini, maksiat tetap kita jalankan dan bisnis apapun yang haram sekalipun maju pesat dan kita hidup dalam kesenangan dan melupakan Allaah, tapi ternyata itu semua hanya penguluran waktu untuk meng-adzab kita na'udzubillaah min dzalik.
Semua point-point di atas sama sekali bukanlah menjadi penyebab banyak orang muslim menjadi miskin atau memilih jadi miskin. Karena Allaah suka dengan hamba-Nya yang bersyukur dan merasa cukup dengan kehidupannya dan tidak pernah meminta-minta kepada manusia lain. Karena Allaah benci kepada peminta-minta. Tapi maksudnya adalah pemikiran bahwa jika Allaah memberikan banyak harta kepada seseorang berarti Allaah sayang terhadap dia adalah salah. Kalau pernyataan itu benar pastilah Rasuulullaah shallaallaah 'alayhi wa sallam yang paling di sayang Allaah akan paling banyak hartanya di antara semua kaum muslimin. Ternyata tidak kan?. Rasul hidup secara sederhana saja. Tapi yang pasti adalah semua rizki kita sudah tertulis dan tidak akan hilang atau habis atau pindah ke orang lain sebelum kita mati. Tapi semua itu akan kita dapat dengan berusaha keras, bukan dengan bermalas-malasan bahkan dengan meminta minta.
9.29.2012
Cerita Scammer
Posted by
Aisyah
at
9:15:00 PM
Dulu aku pernah menulis tentang scammer di sini dan di sini. Ternyata ada sharingan bagus tentang scammer yang aku ambil dari kompasiana buah karya dari mba Fey Down. Ini dia ceritanya semoga bisa menjadi pemikiran dan kehati-hatian para wanita Indonesia terutama yang berusaha mencari pasangan atau kenal seseorang untuk serius menikah melalui internet.
Berita tentang scamers cinta sudah menyebar kemana-mana, tapi masih ada saja wanita yang tertipu oleh mereka. Biasanya mereka mencari korban lewat FB atau situs pertemanan dengan modal photo bule, rayuan gombal , iming-iming uang, hadiah dan masa depan bak kisah Cinderella.
Scamers cinta sangat pandai mempermainkan perasaan wanita . Jika siwanita sudah masuk perangkap cinta sang scamers , apapun yang diminta si ” bule” pasti akan dipenuhi. . Dia lupa logika dan tak peduli nasihat orang. Jika uang sudah melayang, si bule palsu menghilang, barulah korban meradang.
Sejumlah teman hampir saja menjadi korban dan sempat termakan rayuan. Biasanya mereka nggak percaya kalau kita ingatkan, alias ngeyel abis. Kadang saya ngomong sendiri, kenapa harus repot kalau yang dibilangin ngga mau. Bodo amat lah, EGP….tapi hati nurani ngga rela jika ada wanita Indonesia dipermainkan oleh scamers cinta. Maka satu satunya cara saya perlihatkan bukti bukti korban yang ada di websites seperti www.419baiter.com, www.stop-scammers.com dll
Maklum jika wanita lagi jatuh cinta sama ” bule palsu alias bule bule an” siapapun yang mengingatkan dianggap angin lalu. Gimana ngga mau klepekan, hampir tiap hari di telpon , bilang I love you, darling, baby, I miss you. Wanita mana yang tak butuh perhatian, apalagi oleh “bule” idaman. Begitu juga ketika saya berusaha mengingatkan beberapa kawan. Setelah saya kasih lihat bukti-bukti korban yang berjatuhan, baru mereka sadar, tentu dengan sedikit patah hati.
Banyak korban tak berani cerita karena malu, tapi ada juga yang mau berbagi dan berani melapor ke polisi.
Sebut saja Yani (56 th) berkenalan melalui Facebook dengan pria bule bernama James, yang mengaku komandan infantry Inggris dan sedang bertugas di Afganistan ( nggak tahunya suka muter di Roxy mencari mangsa). Rayuan maut si bule palsu membuat Yani jatuh cinta setengah mati. Apalagi ketika James berjanji akan mengirimkan uang sejumlah 5 juta dollar Amerika yang didapatnya dari Muamar Khadafy ( too good to be true, koq percaya aja.).
Suatu hari Yani diminta oleh James mengiriminya uang untuk bea masuk sebesar 5 juta dollar.. Entah sedang jatuh cinta atau tergiur pada uang sebanyak itu, Yani pun memenuhi permintaan kekasih mayanya. Lalu dikirimlah uang sebesar 30 juta rupiah. Setelah uang terkirim, Yani baru tersadar kalau dirinya ditipu. Langsung ia melapor ke polisi dan dalam waktu singkat komplotan ini tertangkap. Ternyata si James ini orang Afrika yang bekerja sama dengan pacarnya seorang wanita Indonesia.
Seorang teman sebut saja Lenny, sedang masalah dengan rumah tangganya. Ketemu scamer cinta bernama Joe yang kebetulan ada di Indonesia. Dia mengaku warga Kanada , maka jatuhlah Lenny dalam pelukannya. Mereka sering bersama dan anehnya biaya semua dari Lenny dari makan hingga sewa apt. Alasan si pria nunggu uangnya cair dari UK. Sebulan berlalu, Joe butuh uang katanya mau investasi sama temannya (ternyata komplotannya juga). Lenny minjam sana sini dan 5000 dollar pun diserahkan pada Joe. Habis terima uang, Joe mengajak anak anak Lenny belanja dan dengan bangga Lenny bilang betapa perhatiannya si Joe pada keluarganya. Ngga sadar yang dipakai uangnya juga.
Beberapa hari kemudian Joe mengajaknya menyaksikan cara membuat dollar palsu, katanya uang yang 5000 sudah diserahkan pada teman Joe, nantinya jadi 10.000. Tak lama bungkusan besar diserahkan pada Lenny , kata Joe semua berjumlah 10.000 tapi harus dibuka beberapa hari kemudian. Begitu dus di buka yang ada hanya kertas lembaran. Lenny pingsan dan Joe menghilang. Dia rugi dua kali, ibarat main catur , SKAK dan STER. Rugi sudah di apa apain plus uang pinjaman melayang.
Korban lain sebut saja Jenifer. Ia tertipu rayuan gombal pria yang dikenalnya lewat internet. Si pria mengaku tentara Amerika yang sedang bertugas di Iraq. Dia mulai membicarakan masa depan nan indah. Katanya ia ingin hidup di Indonesia bersama Jenifer. Dia ingin memberikan berlian, dan laptop. tetapi menurutnya barang-barang itu tertahan di Malaysia.
Tak lama kemudian, ada orang yang mengaku dari Custom Malaysia ( padahal komplotannya juga) yang meminta uang tebusan karena ” hadiah wah” tertahan di airport Malaysia. Demi cintanya pada si pria, Jenifer yang sudah mengkhayal bakal dapat hadiah super mewah harus kehilangan uang 700 juta rupiah yang didapatnya dari menjual perhiasan, mobil dan menggadaikan rumah. Setelah uang melayang, si pria pun menghilang.
Ciri-ciri seorang scamer cinta :
Biasa memasang foto bule yang diambil dari majalah model pria. Biasanya cuma ada satu atau dua photo yang dipajang.
Mengaku engineer, dokter, tentara, mariner, staff di UN, NATO dll, atau businessman
Sedang tugas di UK, Afrika, Malaysia atau negara lainnya biar keliatan sibuk
Baru kenal udah manggil honey, baby , super perhatian dan agresive.
Kadang kirim bunga biar wanita makin ke GR an
Omongin masa depan bersama, pengen invest, beli rumah mewah di Indonesia
Mengajak si wanita hidup di luar negeri dengan segala kemewahan yang dijanjikan biar makin klepekan
Mulai cerita yang bikin iba si wanita, mengaku duda mengurus anak dua karena istrinya selingkuh. Nanti dia pura pura nangis dan bilang anaknya masuk rumah sakit, minta kirim uang biaya rumah sakit.
Jika si wanita seorang muslim, maka ” si honey ” akan bilang bersedia menjadi muslim. Siapa yang tak bangga pujaan hati siap pindah agama demi cintanya pada si wanita.
Pura pura mau jual rumah super mewah di luar negeri, tapi ada masalah karena rebutan sama mantan bini. Mau bayar lawyer ngga ada duit, pinjam uang dulu sama si korban, dengan janji hasil penjualan rumah akan dikirim buat si wanita.
Menawarkan hadiah mewah seperti berlian, laptop, dll tapi ketika dikirim alasan barang tertahan di Malaysia dan minta si wanita kirim uang untuk mengeluarkan barang-barang mahal tsb.
Si bule palsu mengatakan akan datang ke Indonesia, lalu memperlihatkan kertas seperti tiket online. Padahal cuma booking saja. Di situ akan ada tulisan bahwa ybs belum membayar dan memperlihatkan passport.
Ngaku engineer sedang beli alat berat, uang nggak cukup dan meminta pinjaman sedikit saja agar bisnisnya lancar. Katanya demi masa depan berdua.
Untuk meyakinkan kalau uang sudah di kirim, mereka menggunakan form palsu lengkap dengan track number. Caranya gampang, cek di google pasti ketauan palsu banget.
Mereka menggunakan telpon dengan no awal +44 70 bagi yang ngga ngerti dikira benar dari UK, padahal +44 70 adalah sebuah system telekomunikasi di UK yang disebut 070 Follow me Numbers. Bisa diakses dari mana saja. Biasanya scamers menelpon dari Nigeria dengan menggunakan 070 ini. Silahkan cek http://www.scamwarners.com/forum/viewtopic.php?f=3&t=16485
Agar terhindar dari rayuan gombal scamer cinta ;
Jangan mudah percaya pada foto yang diperlihatkan hanya satu atau dua buah
Pertama chat ajak bicara cam to cam ( pasti nolak dengan banyak alasan)
Suruh telpon dan kenali logatnya, jangan asal dengar cowok pake bahasa Inggris dah dianggap bule
Jika mereka tak dapat memenuhi syarat di atas, bye…bye ajah. Untuk apa kenalan dengan manusia nggak jelas.
Memang sih tak semua pria yang dikenal lewat internet sebagai scamer cinta. Banyak wanita Indonesia yang menemukan pria baik dari berbagai bangsa lewat internet. Lalu mereka saling mengenal cukup lama, akhirnya menikah dan hidup bahagia.
Jodoh memang Allah yang menentukan, namun caranya berbeda-beda. Ada yang lewat internet, kenalan, sahabat jadi pasangan dll. Tetapi sebagai wanita kita tetap harus waspada. Jangan mudah termakan rayuan gombal dari pria dimana saja.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi agar kita semua waspada dan bisa mengingatkan keluarga dan teman-teman. Semoga manfaat.
Berita tentang scamers cinta sudah menyebar kemana-mana, tapi masih ada saja wanita yang tertipu oleh mereka. Biasanya mereka mencari korban lewat FB atau situs pertemanan dengan modal photo bule, rayuan gombal , iming-iming uang, hadiah dan masa depan bak kisah Cinderella.
Scamers cinta sangat pandai mempermainkan perasaan wanita . Jika siwanita sudah masuk perangkap cinta sang scamers , apapun yang diminta si ” bule” pasti akan dipenuhi. . Dia lupa logika dan tak peduli nasihat orang. Jika uang sudah melayang, si bule palsu menghilang, barulah korban meradang.
Sejumlah teman hampir saja menjadi korban dan sempat termakan rayuan. Biasanya mereka nggak percaya kalau kita ingatkan, alias ngeyel abis. Kadang saya ngomong sendiri, kenapa harus repot kalau yang dibilangin ngga mau. Bodo amat lah, EGP….tapi hati nurani ngga rela jika ada wanita Indonesia dipermainkan oleh scamers cinta. Maka satu satunya cara saya perlihatkan bukti bukti korban yang ada di websites seperti www.419baiter.com, www.stop-scammers.com dll
Maklum jika wanita lagi jatuh cinta sama ” bule palsu alias bule bule an” siapapun yang mengingatkan dianggap angin lalu. Gimana ngga mau klepekan, hampir tiap hari di telpon , bilang I love you, darling, baby, I miss you. Wanita mana yang tak butuh perhatian, apalagi oleh “bule” idaman. Begitu juga ketika saya berusaha mengingatkan beberapa kawan. Setelah saya kasih lihat bukti-bukti korban yang berjatuhan, baru mereka sadar, tentu dengan sedikit patah hati.
Banyak korban tak berani cerita karena malu, tapi ada juga yang mau berbagi dan berani melapor ke polisi.
Sebut saja Yani (56 th) berkenalan melalui Facebook dengan pria bule bernama James, yang mengaku komandan infantry Inggris dan sedang bertugas di Afganistan ( nggak tahunya suka muter di Roxy mencari mangsa). Rayuan maut si bule palsu membuat Yani jatuh cinta setengah mati. Apalagi ketika James berjanji akan mengirimkan uang sejumlah 5 juta dollar Amerika yang didapatnya dari Muamar Khadafy ( too good to be true, koq percaya aja.).
Suatu hari Yani diminta oleh James mengiriminya uang untuk bea masuk sebesar 5 juta dollar.. Entah sedang jatuh cinta atau tergiur pada uang sebanyak itu, Yani pun memenuhi permintaan kekasih mayanya. Lalu dikirimlah uang sebesar 30 juta rupiah. Setelah uang terkirim, Yani baru tersadar kalau dirinya ditipu. Langsung ia melapor ke polisi dan dalam waktu singkat komplotan ini tertangkap. Ternyata si James ini orang Afrika yang bekerja sama dengan pacarnya seorang wanita Indonesia.
Seorang teman sebut saja Lenny, sedang masalah dengan rumah tangganya. Ketemu scamer cinta bernama Joe yang kebetulan ada di Indonesia. Dia mengaku warga Kanada , maka jatuhlah Lenny dalam pelukannya. Mereka sering bersama dan anehnya biaya semua dari Lenny dari makan hingga sewa apt. Alasan si pria nunggu uangnya cair dari UK. Sebulan berlalu, Joe butuh uang katanya mau investasi sama temannya (ternyata komplotannya juga). Lenny minjam sana sini dan 5000 dollar pun diserahkan pada Joe. Habis terima uang, Joe mengajak anak anak Lenny belanja dan dengan bangga Lenny bilang betapa perhatiannya si Joe pada keluarganya. Ngga sadar yang dipakai uangnya juga.
Beberapa hari kemudian Joe mengajaknya menyaksikan cara membuat dollar palsu, katanya uang yang 5000 sudah diserahkan pada teman Joe, nantinya jadi 10.000. Tak lama bungkusan besar diserahkan pada Lenny , kata Joe semua berjumlah 10.000 tapi harus dibuka beberapa hari kemudian. Begitu dus di buka yang ada hanya kertas lembaran. Lenny pingsan dan Joe menghilang. Dia rugi dua kali, ibarat main catur , SKAK dan STER. Rugi sudah di apa apain plus uang pinjaman melayang.
Korban lain sebut saja Jenifer. Ia tertipu rayuan gombal pria yang dikenalnya lewat internet. Si pria mengaku tentara Amerika yang sedang bertugas di Iraq. Dia mulai membicarakan masa depan nan indah. Katanya ia ingin hidup di Indonesia bersama Jenifer. Dia ingin memberikan berlian, dan laptop. tetapi menurutnya barang-barang itu tertahan di Malaysia.
Tak lama kemudian, ada orang yang mengaku dari Custom Malaysia ( padahal komplotannya juga) yang meminta uang tebusan karena ” hadiah wah” tertahan di airport Malaysia. Demi cintanya pada si pria, Jenifer yang sudah mengkhayal bakal dapat hadiah super mewah harus kehilangan uang 700 juta rupiah yang didapatnya dari menjual perhiasan, mobil dan menggadaikan rumah. Setelah uang melayang, si pria pun menghilang.
Ciri-ciri seorang scamer cinta :
Biasa memasang foto bule yang diambil dari majalah model pria. Biasanya cuma ada satu atau dua photo yang dipajang.
Mengaku engineer, dokter, tentara, mariner, staff di UN, NATO dll, atau businessman
Sedang tugas di UK, Afrika, Malaysia atau negara lainnya biar keliatan sibuk
Baru kenal udah manggil honey, baby , super perhatian dan agresive.
Kadang kirim bunga biar wanita makin ke GR an
Omongin masa depan bersama, pengen invest, beli rumah mewah di Indonesia
Mengajak si wanita hidup di luar negeri dengan segala kemewahan yang dijanjikan biar makin klepekan
Mulai cerita yang bikin iba si wanita, mengaku duda mengurus anak dua karena istrinya selingkuh. Nanti dia pura pura nangis dan bilang anaknya masuk rumah sakit, minta kirim uang biaya rumah sakit.
Jika si wanita seorang muslim, maka ” si honey ” akan bilang bersedia menjadi muslim. Siapa yang tak bangga pujaan hati siap pindah agama demi cintanya pada si wanita.
Pura pura mau jual rumah super mewah di luar negeri, tapi ada masalah karena rebutan sama mantan bini. Mau bayar lawyer ngga ada duit, pinjam uang dulu sama si korban, dengan janji hasil penjualan rumah akan dikirim buat si wanita.
Menawarkan hadiah mewah seperti berlian, laptop, dll tapi ketika dikirim alasan barang tertahan di Malaysia dan minta si wanita kirim uang untuk mengeluarkan barang-barang mahal tsb.
Si bule palsu mengatakan akan datang ke Indonesia, lalu memperlihatkan kertas seperti tiket online. Padahal cuma booking saja. Di situ akan ada tulisan bahwa ybs belum membayar dan memperlihatkan passport.
Ngaku engineer sedang beli alat berat, uang nggak cukup dan meminta pinjaman sedikit saja agar bisnisnya lancar. Katanya demi masa depan berdua.
Untuk meyakinkan kalau uang sudah di kirim, mereka menggunakan form palsu lengkap dengan track number. Caranya gampang, cek di google pasti ketauan palsu banget.
Mereka menggunakan telpon dengan no awal +44 70 bagi yang ngga ngerti dikira benar dari UK, padahal +44 70 adalah sebuah system telekomunikasi di UK yang disebut 070 Follow me Numbers. Bisa diakses dari mana saja. Biasanya scamers menelpon dari Nigeria dengan menggunakan 070 ini. Silahkan cek http://www.scamwarners.com/forum/viewtopic.php?f=3&t=16485
Agar terhindar dari rayuan gombal scamer cinta ;
Jangan mudah percaya pada foto yang diperlihatkan hanya satu atau dua buah
Pertama chat ajak bicara cam to cam ( pasti nolak dengan banyak alasan)
Suruh telpon dan kenali logatnya, jangan asal dengar cowok pake bahasa Inggris dah dianggap bule
Jika mereka tak dapat memenuhi syarat di atas, bye…bye ajah. Untuk apa kenalan dengan manusia nggak jelas.
Memang sih tak semua pria yang dikenal lewat internet sebagai scamer cinta. Banyak wanita Indonesia yang menemukan pria baik dari berbagai bangsa lewat internet. Lalu mereka saling mengenal cukup lama, akhirnya menikah dan hidup bahagia.
Jodoh memang Allah yang menentukan, namun caranya berbeda-beda. Ada yang lewat internet, kenalan, sahabat jadi pasangan dll. Tetapi sebagai wanita kita tetap harus waspada. Jangan mudah termakan rayuan gombal dari pria dimana saja.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi agar kita semua waspada dan bisa mengingatkan keluarga dan teman-teman. Semoga manfaat.
Labels:
Cerita,
informasi,
Lika-liku kehidupan
5.24.2012
Syarat Menikah dengan Warga Negara Asing (WNA)
Posted by
Aisyah
at
10:35:00 PM
![]() |
Syarat menikah denganWNA |
To the point aja ya.., ketika kita akan menikah dengan warga negara asing (WNA), syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk ke KUA adalah :
1. Copy KTP dan copy Kartu Keluarga calon pengantin
2. Surat Pengantar RT/RW/Kelurahan dari wilayah setempat (di mana KTP kita terdaftar)
3. Surat Keterangan untuk menikah (N-1) dari kelurahan
4. Surat Keterangan asal-usul (N-2) dari kelurahan
5. Surat keterangan tentang orang tua (N-4) dari kelurahan
6. Pas foto 2x3= 4 lembar
7. Copy paspor dan visa
8. Surat ijin dari kepolisian setempat
9. Surat ijin menikah dari kedutaan (CNI = Certified Non Impediment- to marriage, atau surat yang menyatakan tidak keberatan atas ybs untuk menikah di Indonesia)
10. Copy Identitas diri dan akta lahir
11. Surat Lunas Pajak (bagi mereka yang bekerja di Indonesia)
12. Surat Keterangan dari dinas kependudukan (bagi mereka yang bekerja di Indonesia)
13. Sertifikat masuk islam (bagi mereka yang sebelumnya non muslim)
Keterangan tambahan:
- Penikahan kami melalui KUA karena kami berdua Alhamdulillah muslim, apabila kedua calon bukan muslim, maka dilakukan di catatan sipil dan bisa ditanyakan di catatan sipil setempat untuk syarat2nya.
- Berdasarkan pengalaman, yang pertama kali di lakukan sebaiknya meminta CNI dari kedutaan. Kalau bisa jangan lewat telpon apalagi email karena akan membutuhkan waktu lama dalam pelaksanaannya. Dulu dibilang proses CNI itu 2 bulan, tetapi setelah datang langsung ke kedutaan Canada, ternyata Alhamdulillah prosesnya hanya 5 hari kerja dan membayar 256.000 untuk adminstrasinya.
Setelah CNI selesai, foto dan dokumen lain lengkap semua, langsung minta surat pengantar ke RT --> RW --> Kelurahan --> baru ke KUA. Biasanya untuk RT, RW, kelurahan akan di charge seihlasnya (untuk KUA bergantung KUA nya :P ).
Jangan dipusingkan oleh N-1, N-2, N-4 karena itu yang ngurus kelurahan, bukan kita.
Untuk foto, Alhamdulillah bisa terpisah, dalam arti kami tidak harus datang langsung untuk berfoto bersama dalam 1 pas foto, tapi bisa terpisah-pisah, jadi lebih mudah terutama jika sang calon pengantin tinggal beda wilayah pada saat itu.
Surat Ijin dari kepolisian setempat bergantung kondisi calon pengantin. Apabila yang bersangkutan sudah ada di Indonesia, sebaiknya langsung ke kepolisian setempat dengan membawa copy visa on arrivalnya, tapi kalau masih belum di Indonesia, bilang aja ke KUA kalau dokumen tersebut akan disusulkan setelah dia datang. Insyaa Allaah untuk surat ijin dari kepolisian ini bisa ditunggu, bawa aja copy CNI, passport, ktp dan visa on arrival sebagai syaratnya. Yang penting sudah setting date dulu ke KUA bahwa kita akan menikah di tanggal sekian, jam sekian dan visa on arrival menyusul. Waktu itu aja ngurus surat ijin dari kepolisiannya pagi hari percis di hari H pernikahan (nikahnya sore) qeqeqe nekat banget. Alhamdulillah saat itu ada sahabat2ku yang membantu mengurusi surat ijin kepolisian ini, jazaakumullah khair ya teman-teman... subhaanallah... semoga Allah mereward kalian dengan yang jaaaauuuuhhh lebih baik lagi, memudahkan semua urusan kalian dan selalu memberikan yang terbaik bagi dunia akhirat kalian. Amin. Amin. Baarakallah fiikum semoga Allah selalu memberkahi kehidupan kalian. Amin. Sekali lagi terima kasih banyak telah amat sangat membantu kami, hanya Allah lah yang bisa membalas kebaikan kalian. Love you all.
Karena saat itu calon suami tidak tinggal dan tidak bekerja di Indonesia, maka mohon maaf tidak bisa sharing tentang Surat Lunas Pajak dan Surat Keterangan dari dinas kependudukan.
Bagi mereka yang berasal dari negara bukan muslim seperti Canada misalnya, KUA akan menanyakan agama calon kita karena tidak ada satupun informasi agama di seluruh dokumen yang ada. Walaupun dari namanya sudah jelas-jelas muslim tapi tetap akan dimintai keterangan kalau beliau adalah seorang muslim. Alhamdulillah pada saat itu KUA percaya kalau calon suami adalah muslim. Tapi ketika mengurus stempel buku nikah ke kemeterian agama, mereka akan tetap meminta surat keterangan kalau suami adalah muslim.
Mungkin itu dulu yang bisa di-share, semoga bermanfaat. Bagi yang akan melangsungkan pernikahan, menggenapkan setengah dari Dien ini, semoga Allah mudahkan jalannya dan Allah jadikan keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Amin.
Teman-teman semuanya.... dikarenakan semakin banyak yang bertanya lewat email dengan pertanyaannya hampir sama bahkan terkadang memang sama, ada juga yang sudah saya tulis di blog tapi masih ditanyakan kembali. Jadi untuk tidak mengulang jawaban yang sama ke beberapa email dan agar teman2 bisa sharing pengalaman di sini juga sehingga bisa lebih bermanfaat bagi pembaca yang lain. Oleh karena itu dimohon semua pertanyaan dituliskan di sini. Kecuali pertanyaan yang memang benar-benar sangat pribadi.
Terima kasih :) . Semoga Allaah selalu memudahkan urusan kita semua. Amin.
Labels:
Cerita,
informasi,
Lika-liku kehidupan,
Pernikahan
8.29.2010
Keyakinan Membawa pada Kenyataan
Posted by
Aisyah
at
7:42:00 AM
Allahu Akbar... Itulah kata yang tepat untuk menyatakan kebesaran Allah. Cerita di bawah ini aku copast dari tag seorang teman di Facebook tentang keyakinan seorang yang ingin berhaji dan subhanallah... karena Allah berkehendak untuk dia akan berhaji, maka Allah bukakan jalan dia untuk itu. Sekaligus ingin membukakan jalan barangkali ada dari pembaca yang ingin beramal dan membantu sang penjaga mushalla untuk merealisasikan niatnya. Semoga Allah menghendaki bapak tersebut untuk dipanjangkan umurnya dan bisa pergi haji sesuai dengan apa yang dia impikan dan diberikan kemudahan atas segala urusannya. Amin.
Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji
——————————————————
Suatu ketika saya hendak kembali ke Jogja dari Bandung dan berencana naik kereta api Malabar yang berangkat dari Stasiun Hall Bandung jam 15:30. Rupanya hari itu saya keasyikan melewatkan waktu siang ditambah dengan lalu lintas kota yang cukup padat, sehingga terlambat tiba di stasiun. Sebagai gantinya saya mencari karcis kereta jam-jam sesudahnya, karena sebelumnya saya sempat menilpun call centre katanya tiket masih banyak. Ternyata sore itu semua tiket kereta menuju arah timur untuk hari itu sudah habis. Mencoba menghubungi agen travel sebagai alternatif ternyata juga sudah tidak tersedia perjalanan hari itu.
Saya memutuskan untuk menginap semalam di Bandung dan pulang ke Jogja dengan kereta besok paginya. Sementara saya dheleg-dheleg (terbengong-bengong) karena harus menunda kepulangan ke Jogja, mampirlah saya ke mushola yang ada di ujung kiri stasiun, untuk sholat Dzuhur wal-Ashar, sambil berdoa agar pikiran tidak kemrungsung dan semoga ada pencerahan. (Jadi kalau lain kali Anda dheleg-dheleg, dimanapun Anda berada, mampirlah ke mushola atau masjid terdekat. Insya Allah akan menemukan hikmahnya. Tapi ya sholat, jangan hanya pindah dheleg-dheleg).
Usai sholat saya sempatkan mengobrol dengan penjaga mushola yang ternyata orangnya beda dengan yang pernah saya jumpai beberapa bulan sebelumnya. Dari obrolan dengan penjaga mushola yang belakangan saya ketahui bernama pak Syahroni itu saya ditanya : “Tadi tidak ada orang yang nawarin tiket?”. Saya langsung paham apa yang dimaksud, pasti beli tiket ke calo. Sejenak kemudian saya pamit kepada pak Syahroni sambil menitipkan tas. Saya hendak melihat-lihat ke bagian penjualan tiket di stasiun siapa tahu dapat inspirasi.
Benar juga. Saya dihampiri seorang bapak tua yang katanya bisa mengusahakan tiket ke Jogja malam itu. Tapi harga tiketnya Rp 100.000,- lebih mahal di atas harga loket. Tanpa pikir panjang langsung saya setujui, ketimbang harus menginap semalam di Bandung. Akhirnya saya berhasil mendapatkan tiket KA Lodaya keberangkatan jam 8 malam, dengan harga calo tentu saja.
Menunggu waktu keberangkatan malam harinya, sore itu saya memiliki banyak waktu luang yang kemudian saya habiskan untuk mengobrol dengan pak Syahroni sang penjaga mushola. Rupanya pembicaraan semakin mengasyikkan dan akrab. Bahkan pak Syahroni yang tidak punya pekerjaan tetap selain mengurusi mushola stasiun itu menawari saya untuk dipesankan minuman ke kedai di dekat situ, juga menawari akan dibelikan rokok. Tentu saja, yang pertama saya setujui tapi yang kedua saya tolak. Tak terasa obrolan terus berlanjut hingga masuk waktu maghrib bahkan isya, sampai akhirnya saya berpamitan sesaat menjelang keberangkatan kereta Lodaya yang akan meninggalkan Bandung.
***
Pak Syahroni yang kini bertempat tinggal di daerah Soreang, Bandung, bersama seorang istri dan ketiga anaknya itu rupanya seorang yang sederhana tapi berwawasan cukup luas. Meski sehari-harinya bertugas mengurusi dan menjaga mushola, namun beliau sering diminta untuk mengisi pengajian agama di lingkungan pegawai stasiun Bandung. Di kampungnya pun beliau membantu memberi pengajaran agama kepada sekitar 40 orang anak-anak di lingkungan rumah tinggalnya. Semuanya dilakukan semata-mata untuk tujuan ibadah tanpa berharap imbalan, alias dilakukannya dengan gratis. Di kampungnya pula pak Syahroni sering terlibat dan dipercaya mengisi kegiatan keagamaan.
Sudah 18 tahun pak Syahroni (kini berusia 45 tahun) menekuni pekerjaannya sebagai penjaga mushola stasiun tanpa pernah mengeluh. Tanpa gaji, tanpa honor, dan satu-satunya sumber penghasilannya adalah dari pemasukan kotak infak mushola stasiun yang dibagi dua dengan seorang teman kerjanya sesama penjaga mushola (yang juga pernah saya kenal, bernama pak Nanang). Hasil infak itu pun masih dipakai sebagiannya untuk biaya operasi mushola antara lain untuk perbaikan-perbaikan kecil, kebersihan, dsb. Bisa saya bayangkan, pasti tidak seberapa nilai “take home pay” yang bisa diperolehnya untuk menghidupi keluarganya.
Di balik semangatnya untuk terus ingin mengurus mushola dan menekuni pengabdian ibadahnya mengajarkan agama kepada siapapun tanpa berharap imbalan lebih, pak Syahroni memimpikan ingin pada suatu saat nanti bisa pergi menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Pak Syahroni menceritakan impiannya itu sambil tertawa, seolah menyadari bahwa impiannya itu memang sekedar impian yang nyaris tak mungkin bakal terwujud. Namun beliau sangat yakin bahwa jika Allah menghendaki maka tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan saking kepinginnya untuk dapat pergi ke Mekkah, tanpa ragu-ragu setiap kali membicarakan tentang ibadah haji, dengan percaya diri pak Syahroni mengatakan kepada siapapun: “Insya Allah tahun depan saya akan pergi ke tanah suci”. Kini entah sudah tahun ke berapa kalimat itu diwiridkannya. Tapi doanya tak pernah putus.
Tentu saja, saya harus memberi dorongan semangat kepada beliau. Bak seorang “tukang kompor” (motivator, maksudnya), saya katakan : “Benar pak, jangan berhenti berharap dan berdoa. Insya Allah impian bapak akan terwujud. Dan, Insya Allah jika umur saya panjang, saya ingin menyaksikan bapak benar-benar berangkat ke tanah suci pada suatu saat nanti”.
***
Pengalaman sejenak bersama pak Syahroni itu saya tuliskan sebagai cersta (cerita status) di Facebook, sekedar ingin berbagi pengalaman kepada sahabat-sahabat saya di Facebook. Bunyi status saya begini:
Sdh 18 th ngurus mushola stasiun. Tanpa gaji ato honor, mlainkn hasil kotak infak. Pak Syahroni (45 th), asal Soreang, kpingin skali naik haji. Stiap thn mngatakn: “insya Allah thn depan ke tnh suci”. Kini entah sdh thn ke brp kalimat itu diwiridkan. Tp doanya tak pernah putus. Melihat niat tulusnya, kubilang: “Pak, insya Allah jika umur sy panjang, sy ingin mnyaksikan Bpk benar2 brngkat ke tanah suci…”. (02/08/2010)
Setelah saya mem-posting status di Facebook itu, ternyata beberapa sahabat memberi respon yang di luar dugaan saya yang membuat saya merinding dan membangkitkan semangat. Beberapa sahabat malah berniat ingin menyumbangkan sejumlah dana untuk pak Syahroni. Maka kutulis cerita status berikutnya:
Awalnya hnya ingin sharing pngalaman ‘3 jam brsama sang penjaga mushola’ di stasun Bandung. Pak Syahroni, pnjaga mushola itu ingin skali naik haji, tp satu2nya smber pnghasilan adlh kotak infak. Sy lalu mnjelma mnjd “tukang kompor”. Sy yakinkan: “Insya Allah, niat Bpk akn terwujud. Jngn brhenti berdoa”. Respon rekan2 sungguh mmbuat sy merinding, ketika ada 4 rekan berniat sedekah @Rp 1 juta. (03/08/2010)
Sebenarnya saya sendiri tidak pernah berencana membantu pak Syahroni dari sisi materi, melainkan dalam hati saya berniat membantunya dengan doa. Maka saya pun menuliskan cerita status berikutnya:
Msh ttg impian pak Syahroni (18 th mjd pnjaga, muadzin & imam mushola stasiun Bandung) utk naik haji, sdg pnghsilannya hnya dr kotak infak. Sy tdk prnah brencana mmbantu kcuali dg doa, tdk jg prnh brniat mnggalang dana apalg jd Panitia. Tp mmbaca respon para sahabat, sy jd brgairah spt ktika mlm Jum’at tiba (utk lbh bnyak tadarus, maksudnya) & adrenalin sy mningkat spt ktika mndaki gunung. (03/08/2010)
Siang tadi sy bicara via telp dg pak Syahroni. Trdengar dr bicaranya beliau terkejut, dgn terbata2 mngucap syukur & ‘hatur nuhun’. Sgr akan dibuka Tabungan Haji a/n beliau, shg siapapun yg berniat sedekah utk pak Syahroni, tinggal transfer ke rek tsb (boleh jg via sy). Ini akan mnjd bukti ksungguhan seorg hamba utk mmnuhi undangan Khaliknya. Kekurangannya biar Sang Pengundang yg mnggenapi. (03/08/2010)
Pak Syahroni ini memang bukan apa-apa saya, selain sekedar seseorang yang baru saya kenal di stasiun Bandung. Namun semangatnya untuk bisa menunaikan ibadah haji sungguh sangat menginspirasi, bahkan di mata sahabat-sahabat saya yang tersentuh hatinya untuk berempati kepada pak Syahroni. Kemudian saya pun menuliskan cerita status berikutnya:
Prlu dketahui bhw pak Syahroni ini bkn apa2 sy. Ttangga bkn, famili apalg, teman jg br kenal, tinggalnya pun jauh. Tapi kesungguhan & ketulusan niatnya utk pergi haji benar2 mnginspirasi sy. Klo ada yg tanya knapa mau repot2 mmbantunya? Sy tdk tahu. Smua trjd bgitu sj tnpa prnah sy rencana. Brngkali itulah jln rejeki bg pak Syahroni.. “min khoitsu laa yahtasiib (dr sumber yg tak trduga)”. (04/08/2010)
Hingga akhirnya atas bantuan seorang teman di Bandung, pak Syahroni telah membuka rekening Tabungan Haji. Saya tuliskan dalam cerita status saya:
Mmfasilitasi semangat brsedekah rekan2 FB utk pak Syahroni, pnjaga mushola stasiun Bdg (lihat status2 sy sblmnya). Hr ini telah dibuka rekening Tabungan Haji a/n Pak Syahroni di bank Mandiri No. Rek. 132-00-1019316-8, dg setoran awal Rp 8,5 jt. Sy pesankan kpd beliau: “Jaga niat seolah2 bpk akn sgr brngkt ke tanah suci…. Tabunglah brppun rejeki yg bpk ada & tdk usah dipikir kurangnya, biar Allah swt yg menggenapi…”. (09/08/2010)
Alhamdulillah, hingga saat ini telah terkumpul saldo sejumlah Rp 9,5 juta di rekening Tabungan Haji pak Syahroni. Memang masih jauh dari jumlah minimal yang diperlukan untuk memperoleh nomor urut daftar tunggu.
Ucapan terima kasih ingin saya sampaikan kepada segenap sahabat yang dengan niat tulus ikhlasnya mentransfer sejumlah dana untuk pak Syahroni. Bukan soal jumlah rupiahnya, melainkan berapapun nilai sedekah itu, insya Allah akan menjadi pembuka jalan bagi terwujudnya mimpi pak Syahroni untuk berkunjung ke tanah suci, entah kapan hal itu akan menjadi kenyataan. Semoga semua kebaikan para sahabat itu akan memperoleh balasan yang jauh lebih baik dari Allah swt. Amin.
NB : Jika masih ada sahabat yang ingin bersedekah untuk pak Syahroni, silakan mentransfer dananya, bisa melalui saya atau langsung ke no. rekening yang tertulis di atas dan tolong kesediannya untuk mengkonfirmasi kepada saya agar saya dapat membantu memonitornya.
Yogyakarta, 29 Agustus 2010
Yusuf Iskandar
http://yiskandar.wordpress.com/
http://madurejo.wordpress.com/
/>
Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji
——————————————————
Suatu ketika saya hendak kembali ke Jogja dari Bandung dan berencana naik kereta api Malabar yang berangkat dari Stasiun Hall Bandung jam 15:30. Rupanya hari itu saya keasyikan melewatkan waktu siang ditambah dengan lalu lintas kota yang cukup padat, sehingga terlambat tiba di stasiun. Sebagai gantinya saya mencari karcis kereta jam-jam sesudahnya, karena sebelumnya saya sempat menilpun call centre katanya tiket masih banyak. Ternyata sore itu semua tiket kereta menuju arah timur untuk hari itu sudah habis. Mencoba menghubungi agen travel sebagai alternatif ternyata juga sudah tidak tersedia perjalanan hari itu.
Saya memutuskan untuk menginap semalam di Bandung dan pulang ke Jogja dengan kereta besok paginya. Sementara saya dheleg-dheleg (terbengong-bengong) karena harus menunda kepulangan ke Jogja, mampirlah saya ke mushola yang ada di ujung kiri stasiun, untuk sholat Dzuhur wal-Ashar, sambil berdoa agar pikiran tidak kemrungsung dan semoga ada pencerahan. (Jadi kalau lain kali Anda dheleg-dheleg, dimanapun Anda berada, mampirlah ke mushola atau masjid terdekat. Insya Allah akan menemukan hikmahnya. Tapi ya sholat, jangan hanya pindah dheleg-dheleg).
Usai sholat saya sempatkan mengobrol dengan penjaga mushola yang ternyata orangnya beda dengan yang pernah saya jumpai beberapa bulan sebelumnya. Dari obrolan dengan penjaga mushola yang belakangan saya ketahui bernama pak Syahroni itu saya ditanya : “Tadi tidak ada orang yang nawarin tiket?”. Saya langsung paham apa yang dimaksud, pasti beli tiket ke calo. Sejenak kemudian saya pamit kepada pak Syahroni sambil menitipkan tas. Saya hendak melihat-lihat ke bagian penjualan tiket di stasiun siapa tahu dapat inspirasi.
Benar juga. Saya dihampiri seorang bapak tua yang katanya bisa mengusahakan tiket ke Jogja malam itu. Tapi harga tiketnya Rp 100.000,- lebih mahal di atas harga loket. Tanpa pikir panjang langsung saya setujui, ketimbang harus menginap semalam di Bandung. Akhirnya saya berhasil mendapatkan tiket KA Lodaya keberangkatan jam 8 malam, dengan harga calo tentu saja.
Menunggu waktu keberangkatan malam harinya, sore itu saya memiliki banyak waktu luang yang kemudian saya habiskan untuk mengobrol dengan pak Syahroni sang penjaga mushola. Rupanya pembicaraan semakin mengasyikkan dan akrab. Bahkan pak Syahroni yang tidak punya pekerjaan tetap selain mengurusi mushola stasiun itu menawari saya untuk dipesankan minuman ke kedai di dekat situ, juga menawari akan dibelikan rokok. Tentu saja, yang pertama saya setujui tapi yang kedua saya tolak. Tak terasa obrolan terus berlanjut hingga masuk waktu maghrib bahkan isya, sampai akhirnya saya berpamitan sesaat menjelang keberangkatan kereta Lodaya yang akan meninggalkan Bandung.
***
Pak Syahroni yang kini bertempat tinggal di daerah Soreang, Bandung, bersama seorang istri dan ketiga anaknya itu rupanya seorang yang sederhana tapi berwawasan cukup luas. Meski sehari-harinya bertugas mengurusi dan menjaga mushola, namun beliau sering diminta untuk mengisi pengajian agama di lingkungan pegawai stasiun Bandung. Di kampungnya pun beliau membantu memberi pengajaran agama kepada sekitar 40 orang anak-anak di lingkungan rumah tinggalnya. Semuanya dilakukan semata-mata untuk tujuan ibadah tanpa berharap imbalan, alias dilakukannya dengan gratis. Di kampungnya pula pak Syahroni sering terlibat dan dipercaya mengisi kegiatan keagamaan.
Sudah 18 tahun pak Syahroni (kini berusia 45 tahun) menekuni pekerjaannya sebagai penjaga mushola stasiun tanpa pernah mengeluh. Tanpa gaji, tanpa honor, dan satu-satunya sumber penghasilannya adalah dari pemasukan kotak infak mushola stasiun yang dibagi dua dengan seorang teman kerjanya sesama penjaga mushola (yang juga pernah saya kenal, bernama pak Nanang). Hasil infak itu pun masih dipakai sebagiannya untuk biaya operasi mushola antara lain untuk perbaikan-perbaikan kecil, kebersihan, dsb. Bisa saya bayangkan, pasti tidak seberapa nilai “take home pay” yang bisa diperolehnya untuk menghidupi keluarganya.
Di balik semangatnya untuk terus ingin mengurus mushola dan menekuni pengabdian ibadahnya mengajarkan agama kepada siapapun tanpa berharap imbalan lebih, pak Syahroni memimpikan ingin pada suatu saat nanti bisa pergi menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Pak Syahroni menceritakan impiannya itu sambil tertawa, seolah menyadari bahwa impiannya itu memang sekedar impian yang nyaris tak mungkin bakal terwujud. Namun beliau sangat yakin bahwa jika Allah menghendaki maka tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan saking kepinginnya untuk dapat pergi ke Mekkah, tanpa ragu-ragu setiap kali membicarakan tentang ibadah haji, dengan percaya diri pak Syahroni mengatakan kepada siapapun: “Insya Allah tahun depan saya akan pergi ke tanah suci”. Kini entah sudah tahun ke berapa kalimat itu diwiridkannya. Tapi doanya tak pernah putus.
Tentu saja, saya harus memberi dorongan semangat kepada beliau. Bak seorang “tukang kompor” (motivator, maksudnya), saya katakan : “Benar pak, jangan berhenti berharap dan berdoa. Insya Allah impian bapak akan terwujud. Dan, Insya Allah jika umur saya panjang, saya ingin menyaksikan bapak benar-benar berangkat ke tanah suci pada suatu saat nanti”.
***
Pengalaman sejenak bersama pak Syahroni itu saya tuliskan sebagai cersta (cerita status) di Facebook, sekedar ingin berbagi pengalaman kepada sahabat-sahabat saya di Facebook. Bunyi status saya begini:
Sdh 18 th ngurus mushola stasiun. Tanpa gaji ato honor, mlainkn hasil kotak infak. Pak Syahroni (45 th), asal Soreang, kpingin skali naik haji. Stiap thn mngatakn: “insya Allah thn depan ke tnh suci”. Kini entah sdh thn ke brp kalimat itu diwiridkan. Tp doanya tak pernah putus. Melihat niat tulusnya, kubilang: “Pak, insya Allah jika umur sy panjang, sy ingin mnyaksikan Bpk benar2 brngkat ke tanah suci…”. (02/08/2010)
Setelah saya mem-posting status di Facebook itu, ternyata beberapa sahabat memberi respon yang di luar dugaan saya yang membuat saya merinding dan membangkitkan semangat. Beberapa sahabat malah berniat ingin menyumbangkan sejumlah dana untuk pak Syahroni. Maka kutulis cerita status berikutnya:
Awalnya hnya ingin sharing pngalaman ‘3 jam brsama sang penjaga mushola’ di stasun Bandung. Pak Syahroni, pnjaga mushola itu ingin skali naik haji, tp satu2nya smber pnghasilan adlh kotak infak. Sy lalu mnjelma mnjd “tukang kompor”. Sy yakinkan: “Insya Allah, niat Bpk akn terwujud. Jngn brhenti berdoa”. Respon rekan2 sungguh mmbuat sy merinding, ketika ada 4 rekan berniat sedekah @Rp 1 juta. (03/08/2010)
Sebenarnya saya sendiri tidak pernah berencana membantu pak Syahroni dari sisi materi, melainkan dalam hati saya berniat membantunya dengan doa. Maka saya pun menuliskan cerita status berikutnya:
Msh ttg impian pak Syahroni (18 th mjd pnjaga, muadzin & imam mushola stasiun Bandung) utk naik haji, sdg pnghsilannya hnya dr kotak infak. Sy tdk prnah brencana mmbantu kcuali dg doa, tdk jg prnh brniat mnggalang dana apalg jd Panitia. Tp mmbaca respon para sahabat, sy jd brgairah spt ktika mlm Jum’at tiba (utk lbh bnyak tadarus, maksudnya) & adrenalin sy mningkat spt ktika mndaki gunung. (03/08/2010)
Siang tadi sy bicara via telp dg pak Syahroni. Trdengar dr bicaranya beliau terkejut, dgn terbata2 mngucap syukur & ‘hatur nuhun’. Sgr akan dibuka Tabungan Haji a/n beliau, shg siapapun yg berniat sedekah utk pak Syahroni, tinggal transfer ke rek tsb (boleh jg via sy). Ini akan mnjd bukti ksungguhan seorg hamba utk mmnuhi undangan Khaliknya. Kekurangannya biar Sang Pengundang yg mnggenapi. (03/08/2010)
Pak Syahroni ini memang bukan apa-apa saya, selain sekedar seseorang yang baru saya kenal di stasiun Bandung. Namun semangatnya untuk bisa menunaikan ibadah haji sungguh sangat menginspirasi, bahkan di mata sahabat-sahabat saya yang tersentuh hatinya untuk berempati kepada pak Syahroni. Kemudian saya pun menuliskan cerita status berikutnya:
Prlu dketahui bhw pak Syahroni ini bkn apa2 sy. Ttangga bkn, famili apalg, teman jg br kenal, tinggalnya pun jauh. Tapi kesungguhan & ketulusan niatnya utk pergi haji benar2 mnginspirasi sy. Klo ada yg tanya knapa mau repot2 mmbantunya? Sy tdk tahu. Smua trjd bgitu sj tnpa prnah sy rencana. Brngkali itulah jln rejeki bg pak Syahroni.. “min khoitsu laa yahtasiib (dr sumber yg tak trduga)”. (04/08/2010)
Hingga akhirnya atas bantuan seorang teman di Bandung, pak Syahroni telah membuka rekening Tabungan Haji. Saya tuliskan dalam cerita status saya:
Mmfasilitasi semangat brsedekah rekan2 FB utk pak Syahroni, pnjaga mushola stasiun Bdg (lihat status2 sy sblmnya). Hr ini telah dibuka rekening Tabungan Haji a/n Pak Syahroni di bank Mandiri No. Rek. 132-00-1019316-8, dg setoran awal Rp 8,5 jt. Sy pesankan kpd beliau: “Jaga niat seolah2 bpk akn sgr brngkt ke tanah suci…. Tabunglah brppun rejeki yg bpk ada & tdk usah dipikir kurangnya, biar Allah swt yg menggenapi…”. (09/08/2010)
Alhamdulillah, hingga saat ini telah terkumpul saldo sejumlah Rp 9,5 juta di rekening Tabungan Haji pak Syahroni. Memang masih jauh dari jumlah minimal yang diperlukan untuk memperoleh nomor urut daftar tunggu.
Ucapan terima kasih ingin saya sampaikan kepada segenap sahabat yang dengan niat tulus ikhlasnya mentransfer sejumlah dana untuk pak Syahroni. Bukan soal jumlah rupiahnya, melainkan berapapun nilai sedekah itu, insya Allah akan menjadi pembuka jalan bagi terwujudnya mimpi pak Syahroni untuk berkunjung ke tanah suci, entah kapan hal itu akan menjadi kenyataan. Semoga semua kebaikan para sahabat itu akan memperoleh balasan yang jauh lebih baik dari Allah swt. Amin.
NB : Jika masih ada sahabat yang ingin bersedekah untuk pak Syahroni, silakan mentransfer dananya, bisa melalui saya atau langsung ke no. rekening yang tertulis di atas dan tolong kesediannya untuk mengkonfirmasi kepada saya agar saya dapat membantu memonitornya.
Yogyakarta, 29 Agustus 2010
Yusuf Iskandar
http://yiskandar.wordpress.com/
http://madurejo.wordpress.com/
2.11.2009
Ponari Mengobati, Ponari Diobati
Posted by
Aisyah
at
9:53:00 AM
Ponari, dukun cilik yang sekarang lagi nge-trend nge-trend nya yang katanya bisa mengobati ribuan orang lewat sebuah batu ternyata bisa sakit juga yaaa... dan anehnya dia tidak bisa mengobati dirinya sendiri dengan perantara batu sakti yang dia miliki. Kalau aku melihat dan berfikir sebagai orang awam tentang hal itu, kok rasanya aneh ya... masa' air yang dicelupin batu yang dia dapet saat tersambar petir itu bisa menyembuhkan segala macam penyakit? Kalau yang aku fikir (sekali lagi, sebagai orang awam) hal itu tidak akan bisa terjadi KECUALI dengan izin Allah melalui bantuan makhluk Allah yang lain yaitu jin. Karena hal ghaib itu memang ada dan kita harus mempercayainya. Tetapi kalau suatu benda biasa yang biasa kita lihat sehari-hari ternyata memiliki suatu kekhususan/keajaiban dibandingkan dengan teman-teman benda biasa yang lainnya, maka benda khusus/ajaib itu bisa dipastikan di dalamnya ada sesuatu yang tidak wajar, ketidakwajaran itu bisa berbentuk sihir.
Kenapa bisa berfikir sihir? karena sihir menurut bahasa berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi, dan dalam batupok Ponari itu terdapat sesuatu yang halus dan tersembunyi yang bisa menyebabkan batu itu "dianggap" memiliki keajaiban. Kalo Abu Muhammad al Maqdisi mendefinisikan sihir sebagai berikut:
"Sihir adalah jimat jimat, jampi jampi, mantera mantera dan buhul buhul (yang ditiup) yang dapat berpengaruh pada hati dan badan. Maka sihir dapat menyakiti, membunuh dan memisahkan suami dengan istrinya."
Sihir adalah tipu daya syaitan melalui walinya. Semua itu ditujukan untuk merubah kepercayaan dalam hati manusia bahwa yang menyembuhkan adalah "batunya Ponari" itu, bukan Allah. Nah..fikiran dan keyakinan inilah yang akan melemparkan manusia ke dalam kesyirikan dan itu benar-benar yang dimaui oleh syaithan. Huuuuuhhh syaithan seneng banget tuh banyak pengikut baru. So, aku yakin banget kalau syaithan atau bala tentaranya memasukkan sesuatu ke dalam batunya Ponari dan membuat masyarakat semua percaya "batu ajaib" itu yang menyembukan dan merambahlah kesyirikan sesuai yang mereka inginkan. Padahal mungkin saja mereka sembuh karena faktor sugesti. Jadi mereka bisa "merasa sembuh" itu karena sugesti mereka sendiri dan itu memang merupakan salah satu jenis pengobatan yaitu pengobatan secara psikologis yaaa dengan sugesti tadi, sedangkan cara pengobatan lain yaitu dengan cara yang Ponari tempuh yaitu lewat dunia kedokteran yang biasa disebut empiris.
Lagian kalau kita abaikan semua faktor di atas, kita liat dari usianya... kasian banget ya anak kecil yang seharusnya masih bermain-main jaletotan, petak umpet, kelereng-kelerengan, main di sungai, maen gundu, manjat pohonhahaha... itu mah semua permainanku waktu kecil dan permainan anak-anak lainnya tidak bisa dia nikmati hanya karena mengobati pasien dengan kata lain "mencari nafkah". Mereka, anak-anak itu akan lebih bahagia bisa menikmati kebebasannya sebagai anak-anak dan menikmati dunia mereka dibandingkan dengan mendapatkan uang banyak yang notabene mereka sendiri (kemungkinan besar) belum bisa menikmati semua itu. Ok lah membantu orang tua, tetapi tidak dengan mematikan menikmati dunia anak-anak mereka.
Ponari saja berobat ke dokter. Masih mau berobat ke Ponari?
/>
Kenapa bisa berfikir sihir? karena sihir menurut bahasa berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi, dan dalam batu
"Sihir adalah jimat jimat, jampi jampi, mantera mantera dan buhul buhul (yang ditiup) yang dapat berpengaruh pada hati dan badan. Maka sihir dapat menyakiti, membunuh dan memisahkan suami dengan istrinya."
Sihir adalah tipu daya syaitan melalui walinya. Semua itu ditujukan untuk merubah kepercayaan dalam hati manusia bahwa yang menyembuhkan adalah "batunya Ponari" itu, bukan Allah. Nah..fikiran dan keyakinan inilah yang akan melemparkan manusia ke dalam kesyirikan dan itu benar-benar yang dimaui oleh syaithan. Huuuuuhhh syaithan seneng banget tuh banyak pengikut baru. So, aku yakin banget kalau syaithan atau bala tentaranya memasukkan sesuatu ke dalam batunya Ponari dan membuat masyarakat semua percaya "batu ajaib" itu yang menyembukan dan merambahlah kesyirikan sesuai yang mereka inginkan. Padahal mungkin saja mereka sembuh karena faktor sugesti. Jadi mereka bisa "merasa sembuh" itu karena sugesti mereka sendiri dan itu memang merupakan salah satu jenis pengobatan yaitu pengobatan secara psikologis yaaa dengan sugesti tadi, sedangkan cara pengobatan lain yaitu dengan cara yang Ponari tempuh yaitu lewat dunia kedokteran yang biasa disebut empiris.
Lagian kalau kita abaikan semua faktor di atas, kita liat dari usianya... kasian banget ya anak kecil yang seharusnya masih bermain-main jaletotan, petak umpet, kelereng-kelerengan, main di sungai, maen gundu, manjat pohon
Ponari saja berobat ke dokter. Masih mau berobat ke Ponari?
Labels:
Kesehatan,
Lika-liku kehidupan
9.18.2008
Menggunjing
Posted by
Aisyah
at
9:24:00 PM
Ada yang tanya tentang menggunjing bahasa gaulnya ngomongin orang . Dia bilang "lha, kan emang itu faktanya.. berarti kan aku gak bohong? alias engatakan sesuatu yang benar.
Dalam hatiku, "hiks...ada-ada aja nih orang, mengatakan kebenaran kok tentang "kebenaran kekurangan" seseorang. Aneh!". Kalau sudah dijelaskan sedemikian rupa sehingga tapi tetep aja nyeleneh ya.. wis lah, terserah. Lebih baik aku posting aja di sini untuk mengingatkan saudara-saudara kita barangkali ada yang berfikiran sama dengan orang itu.
GUNJINGAN TERMASUK FAKTOR KEBENCIAN DAN PERMUSUHAN
Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Sebagian orang –semoga Allah menunjuki mereka- tidak menganggap gunjingan sebagai perkara mungkar atau haram. Ada juga yang mengatakan. “Jika yang anda katakan itu memang benar terdapat pada seseorang, maka gunjingan itu tidak haram”. Mereka tidak memperdulikan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saya mohon Syaikh yang mulia berkenan menjelaskannya. Jazakumullah khairan
Jawaban
Menggunjing hukumnya haram dan termasuk berdosa besar, baik aib yang digunjingkan itu benar-benar ada pada diri seseorang maupun tidak ada, hal ini berdasarkan ketetapan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ketika beliau ditanya tentang menggunjing beliau bersabda.
“Engkau membicarakan saudaramu tentang sesuatu yang ia tidak suka (bila itu dibicarakan)”
Ada yang bertanya, “Bagaimana bila yang aku katakan itu memang benar ada pada saudaranya ?” Beliau menjawab "Jika memang benar bahwa yang kau katakan itu ada padanya, berarti engkau telah menggunjingnya, jika itu tidak ada padanya, berarti engkau telah berdusta tentangnnya” [1]
Didirwayatkan pula dari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa pada malam Isra beliau melihat suatu kaum dengan kuku-kuku yang terbuat dari kuningan, mereka mencakar-cakar wajah dan dada mereka dengan kuku-kuku tersebut, lalu beliau menanyakan tentang mereka, kemudian dijawab bahwa mereka itu adalah orang-orang yang memakan daging manusia dan merusak kehormatan sesama manusia [2]. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” [Hujurat : 12]
Maka setiap muslim dan muslimah hendaknya waspada terhadap gunjingan dan saling menasehati untuk meninggalkannya, hal ini sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lain dari itu hendaknya pula berambisi untuk menutupi aib saudaranya sesama muslim dan tidak menyingkapkan aib mereka, karena gunjingan itu termasuk faktor kebencian, permusuhan dan perpecahan masyarakat. Semoga Allah menunjukkan kaum muslimin kepada kebaikan.
[Syaikh Ibnu Baz, Majalah Ad-Da’wah, nomor 1170]
[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Penyusun Khalid Al-Juraisy, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerbit Darul Haq]
__________
Foote Note
[1]. Hadits Riwayat Muslim dalam Al-Birr Wash Shilah (2589)
[2]. Hadits Riwayat Abu Daud dalam Al-Adab (4878), Ahmad (3/224)
-----------------------
Gunjingan ni gak terbatas hanya saat kita berkumpul sama teman-teman trus ngomongin keburukan/kekurangan orang yang kita kenal aja, tapi termasuk juga gosip-gosip yang ada di TV yang sering kalian tonton tuuuh... hayoooo ngaku aja deehh... hehe. Jujur, udah lama banget aku gak disengajakan untuk nonton TV setelah pulang kantor, karna selain anak kost gak punya TV pribadi hiks, kasiaaan deh, ada TV umum tapi tayangannya kalo gak sinetron yang tidak mendidik ya... gosip, kalo gak gosip yaaa.... gaya hidup barat dari pakaian sampe selingkuhan, kalo gak gitu ya..... kriminal, kalo gak kriminal ya.....berita suap, korupsi, kemiskinan, pusing deh. jadi yaaaa lebih enak mah internetan aja, bisa belajar banyak hal dan mengisi waktu dengan sesuatu yang tidak percuma.
Nah, sekarang kan udah tau tuh hukum nggosip.... so, jangan ngegosipin orang atau mantengin acara gosip atau tontonan yang kurang bermanfaat kayak gitu lagi ya... Lagian apa sih untungnya kita tau kekurangan atau gaya hidup semua mua artis tuh (atau gaya hidup orang lain). Kita masing-masing punya urusan sendiri kok mau-maunya gitu loh sibuk mengurusi urusan orang lain. Pengen tauuuuu aja perkembangan artis yang suaminya di rebut sama ini lah.. yang itu selingkuh sama eno lah.. yang eni rebutan harta gono gini ma entulah pwuuussssiiiiiinnnnggggg.... hehehe.
Ya udah deh dari pada pusing-pusing mendingan cukup ampe sini aja deh. Awwas ya kalo nonton gosip atau ngegosipin orang lagi!! Hiks, kok jadi ngancem seh . Aya-aya wae...
/>
Dalam hatiku, "hiks...ada-ada aja nih orang, mengatakan kebenaran kok tentang "kebenaran kekurangan" seseorang. Aneh!". Kalau sudah dijelaskan sedemikian rupa sehingga tapi tetep aja nyeleneh ya.. wis lah, terserah. Lebih baik aku posting aja di sini untuk mengingatkan saudara-saudara kita barangkali ada yang berfikiran sama dengan orang itu.
GUNJINGAN TERMASUK FAKTOR KEBENCIAN DAN PERMUSUHAN
Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Sebagian orang –semoga Allah menunjuki mereka- tidak menganggap gunjingan sebagai perkara mungkar atau haram. Ada juga yang mengatakan. “Jika yang anda katakan itu memang benar terdapat pada seseorang, maka gunjingan itu tidak haram”. Mereka tidak memperdulikan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saya mohon Syaikh yang mulia berkenan menjelaskannya. Jazakumullah khairan
Jawaban
Menggunjing hukumnya haram dan termasuk berdosa besar, baik aib yang digunjingkan itu benar-benar ada pada diri seseorang maupun tidak ada, hal ini berdasarkan ketetapan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ketika beliau ditanya tentang menggunjing beliau bersabda.
“Engkau membicarakan saudaramu tentang sesuatu yang ia tidak suka (bila itu dibicarakan)”
Ada yang bertanya, “Bagaimana bila yang aku katakan itu memang benar ada pada saudaranya ?” Beliau menjawab "Jika memang benar bahwa yang kau katakan itu ada padanya, berarti engkau telah menggunjingnya, jika itu tidak ada padanya, berarti engkau telah berdusta tentangnnya” [1]
Didirwayatkan pula dari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa pada malam Isra beliau melihat suatu kaum dengan kuku-kuku yang terbuat dari kuningan, mereka mencakar-cakar wajah dan dada mereka dengan kuku-kuku tersebut, lalu beliau menanyakan tentang mereka, kemudian dijawab bahwa mereka itu adalah orang-orang yang memakan daging manusia dan merusak kehormatan sesama manusia [2]. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” [Hujurat : 12]
Maka setiap muslim dan muslimah hendaknya waspada terhadap gunjingan dan saling menasehati untuk meninggalkannya, hal ini sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lain dari itu hendaknya pula berambisi untuk menutupi aib saudaranya sesama muslim dan tidak menyingkapkan aib mereka, karena gunjingan itu termasuk faktor kebencian, permusuhan dan perpecahan masyarakat. Semoga Allah menunjukkan kaum muslimin kepada kebaikan.
[Syaikh Ibnu Baz, Majalah Ad-Da’wah, nomor 1170]
[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Penyusun Khalid Al-Juraisy, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerbit Darul Haq]
__________
Foote Note
[1]. Hadits Riwayat Muslim dalam Al-Birr Wash Shilah (2589)
[2]. Hadits Riwayat Abu Daud dalam Al-Adab (4878), Ahmad (3/224)
-----------------------
Gunjingan ni gak terbatas hanya saat kita berkumpul sama teman-teman trus ngomongin keburukan/kekurangan orang yang kita kenal aja, tapi termasuk juga gosip-gosip yang ada di TV yang sering kalian tonton tuuuh... hayoooo ngaku aja deehh... hehe. Jujur, udah lama banget aku gak disengajakan untuk nonton TV setelah pulang kantor, karna selain anak kost gak punya TV pribadi
Nah, sekarang kan udah tau tuh hukum nggosip.... so, jangan ngegosipin orang atau mantengin acara gosip atau tontonan yang kurang bermanfaat kayak gitu lagi ya... Lagian apa sih untungnya kita tau kekurangan atau gaya hidup semua mua artis tuh (atau gaya hidup orang lain). Kita masing-masing punya urusan sendiri kok mau-maunya gitu loh sibuk mengurusi urusan orang lain. Pengen tauuuuu aja perkembangan artis yang suaminya di rebut sama ini lah.. yang itu selingkuh sama eno lah.. yang eni rebutan harta gono gini ma entulah pwuuussssiiiiiinnnnggggg.... hehehe.
Ya udah deh dari pada pusing-pusing mendingan cukup ampe sini aja deh. Awwas ya kalo nonton gosip atau ngegosipin orang lagi!!
9.07.2008
Terima kasih ya Allah....
Posted by
Aisyah
at
7:08:00 AM
"Alhamdulillah ya Rabbiii... aku masih bisa makan yang enak hari ini. terima kasih ya Allah...". ucapku setelah berbuka puasa dengan 3 butir kurma dan makan beberapa suap nasi serta menghabiskan sepiring kecil kentang goreng bumbu. woooww Subhanallah... enaknya!!.. Muaknyus!!
Gimana nggak bersyukur banget, aku tuh tiap hari kalo naik ojeg (kalo gak gowes/naik sepeda ke kantor) dari kost-an selalu ngelewatin warung tegal (warteg) yang keliatan semua menu makanannya dari kaca pembatasnya (macem masakan padang gitu), dan di sana tuh tiap pagi kalo aku lewat selaluuuuu saja ada kentang goreng bumbu nongkrong di pojokan, masih anget-anget (hangat), yang kriyuk-kriyuk dan rasanya sedikit spicy gitu yang Subhanallah... mengundang selera banget deh. Trus aku bilang pada diriku sendiri "pokoknya insya Allah kapan-kapan aku mau beli tu kentang goreng". Dan Alhamdulillah akhirnya kesampean juga hari ini makan kentang itu buat buka puasa. ni dia gambarnya, aku foto dulu sebelum ku makan (hehe iseng banget ya...)

Hiks... mungkin ada yang menganggap ini sesuatu yang sepele. Tapi untukku... ini adalah sesuatu yang Subhanallah... nikmat yang begitu besar karena aku masih di kasih kesempatan bisa menikmati sesuatu yang aku pengen, walaupun itu kecil. Hmm... sepertinya aku tergoda juga nih untuk mencoba masak kayak gitu...enak kali yak? hehe..
Ya Allah... terima kasih.. aku masih bisa makan enak hari ini. Terima kasih ya Rabbiii...
/>
Gimana nggak bersyukur banget, aku tuh tiap hari kalo naik ojeg (kalo gak gowes/naik sepeda ke kantor) dari kost-an selalu ngelewatin warung tegal (warteg) yang keliatan semua menu makanannya dari kaca pembatasnya (macem masakan padang gitu), dan di sana tuh tiap pagi kalo aku lewat selaluuuuu saja ada kentang goreng bumbu nongkrong di pojokan, masih anget-anget (hangat), yang kriyuk-kriyuk dan rasanya sedikit spicy gitu yang Subhanallah... mengundang selera banget deh. Trus aku bilang pada diriku sendiri "pokoknya insya Allah kapan-kapan aku mau beli tu kentang goreng". Dan Alhamdulillah akhirnya kesampean juga hari ini makan kentang itu buat buka puasa. ni dia gambarnya, aku foto dulu sebelum ku makan (hehe iseng banget ya...)

Hiks... mungkin ada yang menganggap ini sesuatu yang sepele. Tapi untukku... ini adalah sesuatu yang Subhanallah... nikmat yang begitu besar karena aku masih di kasih kesempatan bisa menikmati sesuatu yang aku pengen, walaupun itu kecil. Hmm... sepertinya aku tergoda juga nih untuk mencoba masak kayak gitu...enak kali yak? hehe..
Ya Allah... terima kasih.. aku masih bisa makan enak hari ini. Terima kasih ya Rabbiii...
8.28.2008
Siapa bilang tuna netra tidak bisa nge blog? -Indonesian blind blogger-
Posted by
Aisyah
at
6:20:00 AM
Siapa bilang tuna netra tidak bisa nge blog? itu kata Rama, seorang blogger tuna netra yang baru-baru ini meluncurkan buku pertamanya yang berjudul BLIND POWER: Berdamai dengan Kegelapan. so, kalau tuna netra aja bisa nge blog? kenapa kita engga?. Hiks.. oiya, kalo ada yang mau kenal Rama, ini dia, this is his multiply.
Rama, Kiprah Seorang "Blogger" Tunanetra (KOMPAS)
Selasa, 8 Juli 2008 | 03:00 WIB
*PEPIH NUGRAHA*
Dalam buku tamu di blog miliknya, Eko Ramaditya Adikara menyebut dirinya sebagai The Indonesian Blind Blogger. Rama, demikianlah ia biasa dipanggil, memang seorang tunanetra. Namun, jika bertemu Rama jangan sekali-kali mengasihaninya sebagai orang berkekurangan. Salah-salah kita yang dikasihani karena terlalu banyak kekurangan!
Contoh saat dia mempraktikkan bagaimana menulis artikel di atas papan ketik komputer pribadi yang diperuntukkan bagi orang normal (bukan papan ketik Braille), Rama mampu menulis 60 kata per menit. Kemampuan itu setara dengan pengetik profesional mana pun yang biasa bekerja di atas papan ketik QWERTY. Rama bahkan tidak membuat kesalahan satu huruf pun atas apa yang ia tulis secepat angin berlalu itu.
Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang tunanetra sejak lahir mampu melakukan pekerjaan yang galibnya dilakukan orang normal? Bagaimana mungkin dia menjadi blogger yang bukan hanya sekadar mengisi kontennya, tetapi juga mendesain perwajahannya, bahkan dengan latar belakang musik digital gubahannya? Bagaimana dia bisa bekerja di atas laptop yang selalu dibawa ke mana pun ia pergi? Bagaimana pula Rama mengerti perintah komputer yang jumlahnya tak terhitung itu? ”Saya meninggalkan huruf Braille sejak sepuluh tahun lalu saat teknologi pembaca layar (screen reader) hadir. Bagi saya itu sebuah revolusi. Sampai sekarang praktis saya tidak menggunakan Braille lagi. Saya bisa membaca buku atau menulis di komputer seperti mereka yang berpenglihatan normal,” kata Rama saat kami temui pada sebuah acara Komunitas Multiply Indonesia di Jakarta, Rabu (2/7) malam lalu.
Aplikasi pembaca layar yang digunakan Rama adalah JAWS, singkatan dari Job Access With Speech. Ini sebuah peranti lunak yang dikembangkan Blind and Low Vision Group di Freedom Scientific St Petersburg, Florida, Amerika Serikat. Dengan JAWS yang pertama kali diluncurkan 1989 itu, komputer apa pun asalkan menggunakan Microsoft Windows, dimungkinkan dioperasikan oleh mereka yang menderita cacat penglihatan. JAWS mengubah teks menjadi berbicara atau text-to-speech. Tahun 1992 JAWS lebih
dikenal luas seiring meluasnya penggunaan Microsoft Windows.
Rama memiliki domain sendiri untuk blog-nya, tetapi karena juga ngeblog di Multiply, ia hadir dalam pertemuan para blogger Multiply yang dimotori Sri Sarining Diyah tersebut. Pada malam itu, Rama menjadi ”bintang” di antara blogger dengan banyaknya peserta yang ingin berfoto bersama. Rama tidak canggung berfoto. Bahkan, saat kaum perempuan berebut berfoto ia nyeletuk, ”Wah, saya kayak raja semalam saja.”
Screen reader yang disebut Rama adalah peranti lunak yang memungkinkan apa-apa yang tertulis di layar komputer atau layar ponsel bisa ”terbaca” dengan cara bersuara. Saat Rama menulis menggunakan pengolah kata Word, misalnya, mesin secara otomatis mengeluarkan suara atau mengeja apa pun yang ia tulis. Kesalahan huruf pun akan diketahui dan segera diperbaiki.
Cara yang sama dilakukan Rama saat dia membaca buku Star Wars kesukaannya. Ia pindai (scan) halaman demi halaman buku itu agar bisa dibaca di layar komputer. Otomatis komputer akan membacanya dengan mengeluarkan suara. Jangan heran jika ia mengoleksi dan sudah membaca 320 buku Star Wars. Pesan pendek (SMS) di ponselnya pun ditanam peranti lunak pembaca layar serupa untuk kebutuhan mobile, yakni TALKS. Setiap Rama membuka pesan pendeknya, suara mesin terdengar persis seperti apa yang tertulis di layar ponsel.
*Percaya diri*
Karena berbekal kemampuan teknologi informasi itulah Rama ke mana-mana membawa ponsel dan laptop Asus dengan layar 7 inci. Ponsel perlu untuk berkomunikasi dan mengirimkan pesan, sementara laptop diperlukan untuk menulis di blog atau menulis artikel untuk media online. Kegiatan blogging dilakukannya sejak 2003 saat blog belum booming. Untuk itulah buku tamunya sudah terisi oleh 464 netter yang memberi pesan. Sebagaimana fatsun blogger, Rama menjawab sendiri semua pesan dan
komentar yang masuk.
Pemuda yang kini berusia 27 tahun sejak lahir memang sudah ditakdirkan tunanetra. Sempat berhasil ditolong dengan operasi pembuatan diafragma buatan pada mata kanan sehingga mampu melihat 10 persen, tetapi setelah itu dia buta total. Meskipun menderita cacat netra, ayahnya, Rahadi Sudarsono, tidak memperlakukannya sebagai ”orang buta”. Sang ayah memperlakukan anaknya secara wajar sebagaimana orang normal, kecuali dalam hal merekam pelajaran saat Rama duduk di bangku SLTA.
”Bapak merekam semua buku pelajaran ke dalam kaset, sementara ibu membantu dengan doa dan dukungan moril,” kata Rama sebagaimana tertulis dalam blog-nya.
Rasa percaya diri itulah yang ditumbuhkan Rahadi kepada anaknya, sementara Rama menerimanya sebagai sebuah ”tantangan” karena ternyata tunanetra pun bisa mandiri tanpa harus bergantung kepada orang normal. Itu sebabnya, di semua artikel yang ditulisnya di blog, tidak ada kata mengiba-iba dan meminta dikasihani. Sebagai gantinya, ia memberi harapan dan optimisme. Ironisnya, harapan dan optimisme itu lebih ia tujukan kepada orang berpenglihatan normal yang membaca blog-nya.
*Tawarkan harapan*
Kepada sesama tunanetra, ia menawarkan harapan dan mengajarkan pantang berputus asa. Misalnya, ia memberi tips yang positif bagi penyandang tunanetra. ”Bagi tunanetra bisa naik pesawat terbang itu suatu keistimewaan, maka saya pun menulis tips bagaimana naik pesawat bagi tunanetra,” katanya.
”Saya ini (tunanetra) sudah beda (dengan orang normal), tetapi saya ingin berbeda dari perbedaan itu,” kata Rama mengenai filosofi hidupnya. Saat diminta menjelaskan lebih dalam makna hidupnya itu, ia mengatakan, ”Saya ingin berbeda dari rekan-rekan sesama tunanetra.”
Kalau sekadar prinsip itu, sebenarnya Rama memang beda dan bahkan istimewa dibanding tunanetra lainnya, setidaknya dalam urusan teknologi informasi. Bayangkan saja, selain menguasai berbagai program peranti lunak, dari yang paling ”jadul” seperti DOS (Disc Operation System), WordStar, sampai Windows Vista yang terbaru, ia juga mampu mengutak-atik perangkat keras komputer. ”Saya pernah merakit komputer. Memang pakai kesetrum dan ’ledakan’ segala, tetapi alhamdulillah berhasil,” kenangnya
sambil terkekeh.
Rama mulai mengenal ”komputer” saat berusia lima tahun, yakni ketika Game Atari mulai muncul dan kebetulan dimiliki salah seorang tetangganya. Tahun 1996, seorang mahasiswi bernama Silvi mengajarinya mengetik 10 jari karena terkesan dengan tekad Rama yang mati-matian belajar menulis di WordStar.
Perjalanan hidup Rama dalam urusan ilmu komputer pun berubah ketika JAWS lahir dengan pembaca layarnya. Ibarat menemukan tongkat ajaib yang telah lama hilang, perjalanan Rama di bidang teknologi informasi seperti tidak terbendung. Ia kini ”mampu melihat” dan belajar tentang apa pun sesuka dia.
Dia membaca hampir semua buku best seller dan mengaku apa yang sudah dibacanya seperti menempel terus di ingatannya. Pengalaman interaksinya dengan buku dan teman-teman ia tuangkan dalam catatan harian di blog-nya.
”Bagi saya, blog sudah menjadi kehidupan kedua,” kata Rama yang pada Agustus mendatang menerbitkan dua buku dari hasil ngeblog-nya itu.
Original link (Kompas Cetak, Rubrik SOSOK Halaman 16):
http://cetak.kompas.com/sosok
Subhanallah..... sukses selalu buat Rama....
/>
Rama, Kiprah Seorang "Blogger" Tunanetra (KOMPAS)
Selasa, 8 Juli 2008 | 03:00 WIB
*PEPIH NUGRAHA*
Dalam buku tamu di blog miliknya, Eko Ramaditya Adikara menyebut dirinya sebagai The Indonesian Blind Blogger. Rama, demikianlah ia biasa dipanggil, memang seorang tunanetra. Namun, jika bertemu Rama jangan sekali-kali mengasihaninya sebagai orang berkekurangan. Salah-salah kita yang dikasihani karena terlalu banyak kekurangan!
Contoh saat dia mempraktikkan bagaimana menulis artikel di atas papan ketik komputer pribadi yang diperuntukkan bagi orang normal (bukan papan ketik Braille), Rama mampu menulis 60 kata per menit. Kemampuan itu setara dengan pengetik profesional mana pun yang biasa bekerja di atas papan ketik QWERTY. Rama bahkan tidak membuat kesalahan satu huruf pun atas apa yang ia tulis secepat angin berlalu itu.
Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang tunanetra sejak lahir mampu melakukan pekerjaan yang galibnya dilakukan orang normal? Bagaimana mungkin dia menjadi blogger yang bukan hanya sekadar mengisi kontennya, tetapi juga mendesain perwajahannya, bahkan dengan latar belakang musik digital gubahannya? Bagaimana dia bisa bekerja di atas laptop yang selalu dibawa ke mana pun ia pergi? Bagaimana pula Rama mengerti perintah komputer yang jumlahnya tak terhitung itu? ”Saya meninggalkan huruf Braille sejak sepuluh tahun lalu saat teknologi pembaca layar (screen reader) hadir. Bagi saya itu sebuah revolusi. Sampai sekarang praktis saya tidak menggunakan Braille lagi. Saya bisa membaca buku atau menulis di komputer seperti mereka yang berpenglihatan normal,” kata Rama saat kami temui pada sebuah acara Komunitas Multiply Indonesia di Jakarta, Rabu (2/7) malam lalu.
Aplikasi pembaca layar yang digunakan Rama adalah JAWS, singkatan dari Job Access With Speech. Ini sebuah peranti lunak yang dikembangkan Blind and Low Vision Group di Freedom Scientific St Petersburg, Florida, Amerika Serikat. Dengan JAWS yang pertama kali diluncurkan 1989 itu, komputer apa pun asalkan menggunakan Microsoft Windows, dimungkinkan dioperasikan oleh mereka yang menderita cacat penglihatan. JAWS mengubah teks menjadi berbicara atau text-to-speech. Tahun 1992 JAWS lebih
dikenal luas seiring meluasnya penggunaan Microsoft Windows.
Rama memiliki domain sendiri untuk blog-nya, tetapi karena juga ngeblog di Multiply, ia hadir dalam pertemuan para blogger Multiply yang dimotori Sri Sarining Diyah tersebut. Pada malam itu, Rama menjadi ”bintang” di antara blogger dengan banyaknya peserta yang ingin berfoto bersama. Rama tidak canggung berfoto. Bahkan, saat kaum perempuan berebut berfoto ia nyeletuk, ”Wah, saya kayak raja semalam saja.”
Screen reader yang disebut Rama adalah peranti lunak yang memungkinkan apa-apa yang tertulis di layar komputer atau layar ponsel bisa ”terbaca” dengan cara bersuara. Saat Rama menulis menggunakan pengolah kata Word, misalnya, mesin secara otomatis mengeluarkan suara atau mengeja apa pun yang ia tulis. Kesalahan huruf pun akan diketahui dan segera diperbaiki.
Cara yang sama dilakukan Rama saat dia membaca buku Star Wars kesukaannya. Ia pindai (scan) halaman demi halaman buku itu agar bisa dibaca di layar komputer. Otomatis komputer akan membacanya dengan mengeluarkan suara. Jangan heran jika ia mengoleksi dan sudah membaca 320 buku Star Wars. Pesan pendek (SMS) di ponselnya pun ditanam peranti lunak pembaca layar serupa untuk kebutuhan mobile, yakni TALKS. Setiap Rama membuka pesan pendeknya, suara mesin terdengar persis seperti apa yang tertulis di layar ponsel.
*Percaya diri*
Karena berbekal kemampuan teknologi informasi itulah Rama ke mana-mana membawa ponsel dan laptop Asus dengan layar 7 inci. Ponsel perlu untuk berkomunikasi dan mengirimkan pesan, sementara laptop diperlukan untuk menulis di blog atau menulis artikel untuk media online. Kegiatan blogging dilakukannya sejak 2003 saat blog belum booming. Untuk itulah buku tamunya sudah terisi oleh 464 netter yang memberi pesan. Sebagaimana fatsun blogger, Rama menjawab sendiri semua pesan dan
komentar yang masuk.
Pemuda yang kini berusia 27 tahun sejak lahir memang sudah ditakdirkan tunanetra. Sempat berhasil ditolong dengan operasi pembuatan diafragma buatan pada mata kanan sehingga mampu melihat 10 persen, tetapi setelah itu dia buta total. Meskipun menderita cacat netra, ayahnya, Rahadi Sudarsono, tidak memperlakukannya sebagai ”orang buta”. Sang ayah memperlakukan anaknya secara wajar sebagaimana orang normal, kecuali dalam hal merekam pelajaran saat Rama duduk di bangku SLTA.
”Bapak merekam semua buku pelajaran ke dalam kaset, sementara ibu membantu dengan doa dan dukungan moril,” kata Rama sebagaimana tertulis dalam blog-nya.
Rasa percaya diri itulah yang ditumbuhkan Rahadi kepada anaknya, sementara Rama menerimanya sebagai sebuah ”tantangan” karena ternyata tunanetra pun bisa mandiri tanpa harus bergantung kepada orang normal. Itu sebabnya, di semua artikel yang ditulisnya di blog, tidak ada kata mengiba-iba dan meminta dikasihani. Sebagai gantinya, ia memberi harapan dan optimisme. Ironisnya, harapan dan optimisme itu lebih ia tujukan kepada orang berpenglihatan normal yang membaca blog-nya.
*Tawarkan harapan*
Kepada sesama tunanetra, ia menawarkan harapan dan mengajarkan pantang berputus asa. Misalnya, ia memberi tips yang positif bagi penyandang tunanetra. ”Bagi tunanetra bisa naik pesawat terbang itu suatu keistimewaan, maka saya pun menulis tips bagaimana naik pesawat bagi tunanetra,” katanya.
”Saya ini (tunanetra) sudah beda (dengan orang normal), tetapi saya ingin berbeda dari perbedaan itu,” kata Rama mengenai filosofi hidupnya. Saat diminta menjelaskan lebih dalam makna hidupnya itu, ia mengatakan, ”Saya ingin berbeda dari rekan-rekan sesama tunanetra.”
Kalau sekadar prinsip itu, sebenarnya Rama memang beda dan bahkan istimewa dibanding tunanetra lainnya, setidaknya dalam urusan teknologi informasi. Bayangkan saja, selain menguasai berbagai program peranti lunak, dari yang paling ”jadul” seperti DOS (Disc Operation System), WordStar, sampai Windows Vista yang terbaru, ia juga mampu mengutak-atik perangkat keras komputer. ”Saya pernah merakit komputer. Memang pakai kesetrum dan ’ledakan’ segala, tetapi alhamdulillah berhasil,” kenangnya
sambil terkekeh.
Rama mulai mengenal ”komputer” saat berusia lima tahun, yakni ketika Game Atari mulai muncul dan kebetulan dimiliki salah seorang tetangganya. Tahun 1996, seorang mahasiswi bernama Silvi mengajarinya mengetik 10 jari karena terkesan dengan tekad Rama yang mati-matian belajar menulis di WordStar.
Perjalanan hidup Rama dalam urusan ilmu komputer pun berubah ketika JAWS lahir dengan pembaca layarnya. Ibarat menemukan tongkat ajaib yang telah lama hilang, perjalanan Rama di bidang teknologi informasi seperti tidak terbendung. Ia kini ”mampu melihat” dan belajar tentang apa pun sesuka dia.
Dia membaca hampir semua buku best seller dan mengaku apa yang sudah dibacanya seperti menempel terus di ingatannya. Pengalaman interaksinya dengan buku dan teman-teman ia tuangkan dalam catatan harian di blog-nya.
”Bagi saya, blog sudah menjadi kehidupan kedua,” kata Rama yang pada Agustus mendatang menerbitkan dua buku dari hasil ngeblog-nya itu.
Original link (Kompas Cetak, Rubrik SOSOK Halaman 16):
http://cetak.kompas.com/sosok
Subhanallah..... sukses selalu buat Rama....
8.23.2008
Hiduplah Apa Adanya dan Nikmatilah...
Posted by
Aisyah
at
11:13:00 AM
"Enak ya jadi kamu.. kayaknya ga ada masalah deh...seneng terus dan gak ada pikiran berat..". Hehehe itulah yang sering terlontar oleh seseorang terhadap orang lain. Memang tidak salah pepatah bijak yang mengatakan "rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau". Ya, selalu melihat orang lain hidupnya lebih enak dari kita, padahal semua itu belum tentu karena hanya sekedar tampilan luar saja. Sebenarnya hidup itu simple, apa yang, kita nikmati saja dan bersyukur kita masih mendapatkan nikmat itu, sekecil apapun itu, dan kalau nikmat itu besar maka berbagilah. Sudah itu saja, insya Allah kita akan menikmati hidup kita.
Itupah mah menurut pendapatku aja ya.. kalo hidup ini tuh sebenernya sama aja kok, mau kita kaya apa miskin, sama!, ga beda, yang membedakan tuh cuma 1 doang "gaya hidup" udah itu aja. orang yang kaya mendapatkan penghasilan yang lebih besar dan pastinya mereka juga akan mengeluarkan pengeluaran yang tidak kalah besarnya karena kebutuhan mereka lebih banyak dari kita dan dengan price yang pastinya akan lebih besar pula. misalnya kita yang tidak punya mobil tidak akan pusing dengan service mobil atau taksi, tinggal bayar abang bus kota 2.500 perak udah sampe, ketika rekreasi contoh lainnya.. pastinya kita sebagai orang yang kelas ekonomi biasa akan memilih tempat yang lumayan tapi murah yang penting bisa enjoy bersama, bus juga udah cukup, tapi mereka yang level ekonomi tinggi mungkin harus naik pesawat dengan biaya yang tidak sedikit. padahal judul keduanya sama aja "rekreasi", saat beli baju atau sandal, kita sebagai orang biasa pasti beli seadanya yang penting nyaman di pakai asal murah, tapi mereka akan membeli yang penting bermerek asal bisa gaya dan gak kalah sama temen-temennya, padahal judulnya sama "di pake", itulah... gaya hidup yang membuat semuanya menjadi mahal. padahal.... taukah kalian.......
"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Al hadid:20)
“Katakanlah, kesenangan dunia Cuma sedikit dan akhirat lebih baik bagi orang yang bertaqwa” (Q.S An-Nisaa’ :77)
"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." (Q.S Muhammad: 36)
so, Teman, setiap orang itu punya kehidupannya masing-masing, punya usaha dan takdirnya masing-masing. maka jadilah diri kita sendiri, selalu bersyukur dan nikmati apa yang ada yang kita punya dan jangan liat orang lain!, karena orang lain punya kehidupan sendiri-sendiri yang tidak sama dengan kita", jangan sekali-kali ingin sama dengan orang lain karena yang kita lihat belum tentu itu yang menggambarkan kondisi sebenarnya. dari semua penjelasan di atas, intinya cuma satu. "manusia semua sama, yang membedakan adalah gaya hidupnya". itu yang terlihat dan bisa di kaji oleh mata manusia, pun itu semua hanyalah tipuan belaka dan tidak kekal. tapi bagi Allah, yang membedakan adalah tingkat keimanan kita, so.. lakukanlah yang terbaikmu hari ini untuk dirimu dan orang lain, sebelum kamu benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa walaupun untuk dirimu sendiri. bersyukurlah dengan segala yang ada dan lakukanlah yang terbaik......that's the point!.
semoga yang membaca postingan ini, Allah berikan kemudahan dalam kehidupannya dan kemudahan dalam segala urusannya. amin.
/>
Itu
"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Al hadid:20)
“Katakanlah, kesenangan dunia Cuma sedikit dan akhirat lebih baik bagi orang yang bertaqwa” (Q.S An-Nisaa’ :77)
"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." (Q.S Muhammad: 36)
so, Teman, setiap orang itu punya kehidupannya masing-masing, punya usaha dan takdirnya masing-masing. maka jadilah diri kita sendiri, selalu bersyukur dan nikmati apa yang ada yang kita punya dan jangan liat orang lain!, karena orang lain punya kehidupan sendiri-sendiri yang tidak sama dengan kita", jangan sekali-kali ingin sama dengan orang lain karena yang kita lihat belum tentu itu yang menggambarkan kondisi sebenarnya. dari semua penjelasan di atas, intinya cuma satu. "manusia semua sama, yang membedakan adalah gaya hidupnya". itu yang terlihat dan bisa di kaji oleh mata manusia, pun itu semua hanyalah tipuan belaka dan tidak kekal. tapi bagi Allah, yang membedakan adalah tingkat keimanan kita, so.. lakukanlah yang terbaikmu hari ini untuk dirimu dan orang lain, sebelum kamu benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa walaupun untuk dirimu sendiri. bersyukurlah dengan segala yang ada dan lakukanlah yang terbaik......that's the point!.
semoga yang membaca postingan ini, Allah berikan kemudahan dalam kehidupannya dan kemudahan dalam segala urusannya. amin.
8.13.2008
Blogger Tunanetra Ramaditya
Posted by
Aisyah
at
6:56:00 AM
Baru aja melanglang buana klak klik ga jelas, trus nemuin satu artikel seorang blogger terkemuka (karna emang keren banget blognya, asli!! dan aku belum bisa kayak gitu.. hehe).. semoga suatu saat aku bisa!, amin. Di sana ditulis kalau dia lihat TV trus ada salah satu blogger tunanetra yang sedang di wawancara di TV itu, setelah aku liat namanya.. tak ayal lagi.. aku kenal dia, dia adalah Rama,Eko Ramaditya Adikara. Teman club bahasa inggrisku (Britzone namanya).
ya, Rama. seorang tuna netra yang punya beribu kelebihan lebih dari kita yang bisa melihat dunia ini secara nyata. bayangin aja... kalo lagi di britzone tuh.. kalo dia ngomong dengan british style nya.. waow!! pasti kalian akan terpana.. bener-bener kaya orang inggris asli ngomong coy! hehe, seperti halnya aku suka dengan logat sahabatnya, Vinda (hi Vi.. kapan gowes bareng Sis?), pasti kalian juga gak ngira kalo dia jadi game music composser perusahaan terkemuka Jepang, Nintendo; dia juga bikin software sendiri biar hp nya bisa bersuara.. (Rama.. aku jadi inget pas minta software itu trus blom sempet di kasih, hiks.. aku sadar kok software itu tidak terlalu berguna buat aku, cuma buat lucu-lucuan doang, sorry); dia yang gak bisa ngeliat, tapi punya blog sendiri wow.. keren!!.. trus yang aku lebih gak bisa ngebayangin yaitu dia bisa nyetir mobil!!.. gila gak?!! Subhanallah..aku aja yang bisa melotot belum bisa nyetir! (haha.. emang dasar aja gak mau belajar!!).. Wuihh maha besar Allah ya yang memberikan feeling yang kuat dan kelebihan yang banyak terhadap hamba-Nya yang punya kekurangan fisik tapi mau berusaha keras. Aku sangat yakin semua itu dia raih karena usahanya. gak mungkin ujuk-ujuk (tiba-tiba) jlek.. bisa sendiri semuanya. suatu hil yang mustahal.
Sekalian promosi, kalau kalian pengen ketemu langsung ma Rama, kalian bisa datang ke Britzone tempatnya di perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional Jl. Sudirman samping Ratu Plaza, Jakarta pastinya, setiap Rabu jam 18.30 s.d 20.00 atau Sabtu jam 11.00 s.d 01.00. atau kalau gak pengen ketemu Rama tapi pengen join aja ma kita .. ayooo kita seneng banget ko. we are very welcome. Kalo takut karna gak bisa bahasa inggris.. itu bukan alasan, karena kita semua masih belajar (terutama yang punya blog ini.. ngomong inggrisnya modal nekat haha cuek ajaaa) atau kalau menganggap percuma join Britzone karna merasa English nya udah expert... itu juga bukan alasan karena kita punya banyak members yang mungkin lebih expert dari yang Anda kira. hehe. okay, see you at Britzone ya!.
/>
ya, Rama. seorang tuna netra yang punya beribu kelebihan lebih dari kita yang bisa melihat dunia ini secara nyata. bayangin aja... kalo lagi di britzone tuh.. kalo dia ngomong dengan british style nya.. waow!! pasti kalian akan terpana.. bener-bener kaya orang inggris asli ngomong coy! hehe, seperti halnya aku suka dengan logat sahabatnya, Vinda (hi Vi.. kapan gowes bareng Sis?), pasti kalian juga gak ngira kalo dia jadi game music composser perusahaan terkemuka Jepang, Nintendo; dia juga bikin software sendiri biar hp nya bisa bersuara.. (Rama.. aku jadi inget pas minta software itu trus blom sempet di kasih, hiks.. aku sadar kok software itu tidak terlalu berguna buat aku, cuma buat lucu-lucuan doang, sorry); dia yang gak bisa ngeliat, tapi punya blog sendiri wow.. keren!!.. trus yang aku lebih gak bisa ngebayangin yaitu dia bisa nyetir mobil!!.. gila gak?!! Subhanallah..aku aja yang bisa melotot belum bisa nyetir! (haha.. emang dasar aja gak mau belajar!!).. Wuihh maha besar Allah ya yang memberikan feeling yang kuat dan kelebihan yang banyak terhadap hamba-Nya yang punya kekurangan fisik tapi mau berusaha keras. Aku sangat yakin semua itu dia raih karena usahanya. gak mungkin ujuk-ujuk (tiba-tiba) jlek.. bisa sendiri semuanya. suatu hil yang mustahal.
Sekalian promosi, kalau kalian pengen ketemu langsung ma Rama, kalian bisa datang ke Britzone tempatnya di perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional Jl. Sudirman samping Ratu Plaza, Jakarta pastinya, setiap Rabu jam 18.30 s.d 20.00 atau Sabtu jam 11.00 s.d 01.00. atau kalau gak pengen ketemu Rama tapi pengen join aja ma kita .. ayooo kita seneng banget ko. we are very welcome. Kalo takut karna gak bisa bahasa inggris.. itu bukan alasan, karena kita semua masih belajar (terutama yang punya blog ini.. ngomong inggrisnya modal nekat haha cuek ajaaa) atau kalau menganggap percuma join Britzone karna merasa English nya udah expert... itu juga bukan alasan karena kita punya banyak members yang mungkin lebih expert dari yang Anda kira. hehe. okay, see you at Britzone ya!.
7.10.2008
Duit... Duit
Posted by
Aisyah
at
5:03:00 AM
Kring.. Kring... Kring... hp ku berbunyi
" Halo?",
"ya Halo",
"Bu, saya dari kantor anu mau menanyakan insentif yang kemarin kami minta kapan ya turunnya? trus katanya ada kebijakan baru kenaikan tunjangan. kira-kira berapa persen dan bagaimana perlakuannya?"
"Untuk insentif sedang kami proses Pak.., sedangkan isu kenaikan itu baru isu saja.. kami belum mendapatkan surat resminya. kalau Bapak sudah dapat duluan, boleh Bapak fax ke kami ke nomor 021-xxxxxxx."
"hahaha... Ibu ini bisa ajaa.. berarti itu baru isu saja ya Bu?".
"iya Pak, karena Kami tidak berani bicara tanpa ada dasar, kalau ada kabar baru, kami akan upload ke intranet dan Bapak bisa lihat di sana".
"oh.. ok Bu, terima kasih".
"ya Pak.. sama-sama..".
telpon ditutup.
kring.. kring.. kring... hp ku berbunyi lagi, dan setelah kuangkat, ternyata mereka menanyakan hal yang sama. coba bayangkan aku menghandle berpuluh-puluh kantor dan mereka masing-masing menanyakan hal yang sama untuk mengkonfirmasi berita yang mereka dengar yang tidak lain menyangkut perduitan. hhhhhhh cape gak siiiii.... Duit.. duit. dasar manusia kalo ama duit tuh kaga ada puasnya. Alhamdulillah Allah beri kesempatan aku tuk bekerja di bagian yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak, yaitu keuangan. dengan begitu, aku bisa merasakan bagaimana rakusnya para manusia terhadap uang. masya Allah...Audzubillah min zalik ya Rabbee.
bulan ini bisa dibilang bulan penuh berkah bagi kami, karena di bulan ini kami mendapatkan beberapa penghasilan lain selain gaji dan tunjangan yang biasa kami terima setiap bulan, Subhanallah.. tapi apa yang kami rasakan... (terutama aku sendiri yang nomer hp ku sudah menyebar seluruh indonesia sehingga tidak tahu lagi siapa yang menelpon dan dari mana dia mendapatkan nomerku. aku sengaja membiarkan nomer hp ku tersebar tak tentu arah karna merasa kasihan terhadap mereka. mereka dari kantor yang jauh di pelosok sana, susah sekali untuk menelpon kami di pusat karna link telepon hanya ada beberapa dan bannyak sekali yang berhajat untuk menelpon untuk konfirmasi maupun konsultasi). tapi resikonya.. ketika saat-saat yang tidak menyenangkan (isu gak jelas) itu datang.. hampir tiap menit telpon berbunyi dan tak jarang ada some calls waiting Subhanallah... apa yang mereka tanya? tidak lain dan tidak bukan adalah kapan cair kapan cair dan kapan cair masya Allah.. miris sekali hati ini. serasa tidak pernah puasnya manusia akan uang, baru mereka terima gaji dan tunjangan untuk bulan ini, mereka tanya lagi insentif yang sedang dan baru saja mereka ajukan, belum insentif keluar, mereka tanyakan lagi tunjangan tambahan khusus bulan ini yang suratnya pun aku belum pernah lihat, belum lagi itu semua keluar, mereka tanyakan lagi bagaimana dengan uang makan dan sebagainya masya Allaah... miris sekali hati ini, tidak ada puasnya manusia dengan harta. terkadang aku merenung sendiri ya Allah.. aku berlindung padamu dari diperbudak dunia, jauhkan aku dari sifat tamak, rakus, dan serakah terlebih lagi serakah dengan harta yang bukan hak ku. Audzubillah min zalik ya Rabbee...
Alhamdulillah.. ya Allah.. aku merasa bersyukur dengan apapun yang aku dapat selama ini. meskipun itu hanya sebuah minuman. aku sering mengatakan "Alhamdulillah...aku masih bisa makan hari ini" dan apa respon teman2 ku yang mendengarnya "ya Allah Mba... kok ampe segitunya!!".. aku bilang lah iyya laaahh.. kita tuh harus bersyukur dengan yang kita dapat, apapun itu.. ga pandeng sedikit ga pandeng banyak. Alhamdulillah kita masih diberikan makan hari ini, Alhamdulillah juga kita bisa menikmatinya. gimana coba kalo kita susah makan.. pas dapet makan eeeehhhh ga bisa nikmatin karna ngerasanya pahit aja alias kita lagi sakit. gimana coba...?? wew!! tuwing wing wing.. baru nyadar kan? weee makannyaaa bersyukurr!! orang yang bersyukur itu pasti merasakan nikmatnya hidup, karna dia tidak merasa kurang, tapi merasa cukup dengan apa yang dia dapat. Subhanallah.
Kalau berbicara tentang harta, aku selalu inget dengan kata-kata ustad Zaenal Abidin (mungkin sudah pernah kutulis, tapi biarin aja.. wong aku pengen nulis lagi kok, lagian ga ada yang baca blogku juga wew!! hahaha..) hush.. ketawa aja.oopss.. ok, kita lanjutin lagi. hmmmmm iyaaaa inget kata ustad Zaenal bahwa harta itu cuma ada 3 macam 1) yang kita makan dan akan menjadi kotoran 2) yang kita pakai dan cepat atau llambat akan menjadi usang 3) yang kita sedekahkan dan inilah harta kita yang kekal. so, sebenernya orang yang kaya itu bukanlah orang yang buanyak buanget hartanya sampai2 kalau dibeliin krupuk semua gak tau mesti naronya di mana lagi wahaha.. kaga lucuuuu..!!!. tapi orang yang kaya itu adalah mereka yang selalu bersyukur dengan apa yang ia dapat dan selalu merasa cukup dengan apa yang ada.
Walaupun penghasilanku seberapa, Alhamdulillah..aku tetap merasa bersyukur dengan apa yang aku dapet dan juga merasa cukup dengan yang kupunya.. (mau beli sendal baru... cukup.. mo beli makan cukup.. mo beli baju baru cukup..) trus juga aku hidup apa adanya.. mo traktir temen duitnya ada.. mo jalan2 ada...mo shopping juga ada dana.. pokoknya aku hidup seadanya wahahahaha.... enak bener kalo gitu mah. hehehe.. becanda ding. gak kok, itu cuma bercanda doang. pokoknya aku merasa sangat bersyukuuuuurrrr banget dengan apapun yang aku dapat dan aku sangat sangat berterima kasih terhadap rezki yang Allah berikan lewat orang lain. karna Allah bilang "tidak dinamakan bersyukur pada Allah apabila dia tidak bersyukur pada manusia" lho lho lho... kok bersyukur pada manusia? gemana toh maksudnya?? gene maksudnye... kalo elu dapet rejeki apapun ntu.. mo duit ke, barang ke, apa ke.. pokoknye namenye rejeki dari Allah tapi lewat manusia.. sooo lu kudu bilang Alhamdulillah (tanda berterima kasih ma Allah) trus bilang makasih ma yang ngasi... ntu namenye lu baru dikatain berterima kasih ma Allah... woohohoh.. ko jadinye logat betawi ye... hehehe.. biarin ajeh!!! ni blog blog gwa, mo betawi ke prancis ke, apa ke terserah gwa dong hahaha.. oopsss.. untung kaga ada yang baca jadi kaga malu hiks...oui, d'accord. (wah, ni kalo aku udah tau cara gimana blog bisa dibaca search engine, tulisan ni mesti aku edit neh.. kalo lupa ya.. biarin aja deh, paling juga diketawain wakakakak...).
/>
" Halo?",
"ya Halo",
"Bu, saya dari kantor anu mau menanyakan insentif yang kemarin kami minta kapan ya turunnya? trus katanya ada kebijakan baru kenaikan tunjangan. kira-kira berapa persen dan bagaimana perlakuannya?"
"Untuk insentif sedang kami proses Pak.., sedangkan isu kenaikan itu baru isu saja.. kami belum mendapatkan surat resminya. kalau Bapak sudah dapat duluan, boleh Bapak fax ke kami ke nomor 021-xxxxxxx."
"hahaha... Ibu ini bisa ajaa.. berarti itu baru isu saja ya Bu?".
"iya Pak, karena Kami tidak berani bicara tanpa ada dasar, kalau ada kabar baru, kami akan upload ke intranet dan Bapak bisa lihat di sana".
"oh.. ok Bu, terima kasih".
"ya Pak.. sama-sama..".
telpon ditutup.
kring.. kring.. kring... hp ku berbunyi lagi, dan setelah kuangkat, ternyata mereka menanyakan hal yang sama. coba bayangkan aku menghandle berpuluh-puluh kantor dan mereka masing-masing menanyakan hal yang sama untuk mengkonfirmasi berita yang mereka dengar yang tidak lain menyangkut perduitan. hhhhhhh cape gak siiiii.... Duit.. duit. dasar manusia kalo ama duit tuh kaga ada puasnya. Alhamdulillah Allah beri kesempatan aku tuk bekerja di bagian yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak, yaitu keuangan. dengan begitu, aku bisa merasakan bagaimana rakusnya para manusia terhadap uang. masya Allah...Audzubillah min zalik ya Rabbee.
bulan ini bisa dibilang bulan penuh berkah bagi kami, karena di bulan ini kami mendapatkan beberapa penghasilan lain selain gaji dan tunjangan yang biasa kami terima setiap bulan, Subhanallah.. tapi apa yang kami rasakan... (terutama aku sendiri yang nomer hp ku sudah menyebar seluruh indonesia sehingga tidak tahu lagi siapa yang menelpon dan dari mana dia mendapatkan nomerku. aku sengaja membiarkan nomer hp ku tersebar tak tentu arah karna merasa kasihan terhadap mereka. mereka dari kantor yang jauh di pelosok sana, susah sekali untuk menelpon kami di pusat karna link telepon hanya ada beberapa dan bannyak sekali yang berhajat untuk menelpon untuk konfirmasi maupun konsultasi). tapi resikonya.. ketika saat-saat yang tidak menyenangkan (isu gak jelas) itu datang.. hampir tiap menit telpon berbunyi dan tak jarang ada some calls waiting Subhanallah... apa yang mereka tanya? tidak lain dan tidak bukan adalah kapan cair kapan cair dan kapan cair masya Allah.. miris sekali hati ini. serasa tidak pernah puasnya manusia akan uang, baru mereka terima gaji dan tunjangan untuk bulan ini, mereka tanya lagi insentif yang sedang dan baru saja mereka ajukan, belum insentif keluar, mereka tanyakan lagi tunjangan tambahan khusus bulan ini yang suratnya pun aku belum pernah lihat, belum lagi itu semua keluar, mereka tanyakan lagi bagaimana dengan uang makan dan sebagainya masya Allaah... miris sekali hati ini, tidak ada puasnya manusia dengan harta. terkadang aku merenung sendiri ya Allah.. aku berlindung padamu dari diperbudak dunia, jauhkan aku dari sifat tamak, rakus, dan serakah terlebih lagi serakah dengan harta yang bukan hak ku. Audzubillah min zalik ya Rabbee...
Alhamdulillah.. ya Allah.. aku merasa bersyukur dengan apapun yang aku dapat selama ini. meskipun itu hanya sebuah minuman. aku sering mengatakan "Alhamdulillah...aku masih bisa makan hari ini" dan apa respon teman2 ku yang mendengarnya "ya Allah Mba... kok ampe segitunya!!".. aku bilang lah iyya laaahh.. kita tuh harus bersyukur dengan yang kita dapat, apapun itu.. ga pandeng sedikit ga pandeng banyak. Alhamdulillah kita masih diberikan makan hari ini, Alhamdulillah juga kita bisa menikmatinya. gimana coba kalo kita susah makan.. pas dapet makan eeeehhhh ga bisa nikmatin karna ngerasanya pahit aja alias kita lagi sakit. gimana coba...?? wew!! tuwing wing wing.. baru nyadar kan? weee makannyaaa bersyukurr!! orang yang bersyukur itu pasti merasakan nikmatnya hidup, karna dia tidak merasa kurang, tapi merasa cukup dengan apa yang dia dapat. Subhanallah.
Kalau berbicara tentang harta, aku selalu inget dengan kata-kata ustad Zaenal Abidin (mungkin sudah pernah kutulis, tapi biarin aja.. wong aku pengen nulis lagi kok, lagian ga ada yang baca blogku juga wew!! hahaha..) hush.. ketawa aja.oopss.. ok, kita lanjutin lagi. hmmmmm iyaaaa inget kata ustad Zaenal bahwa harta itu cuma ada 3 macam 1) yang kita makan dan akan menjadi kotoran 2) yang kita pakai dan cepat atau llambat akan menjadi usang 3) yang kita sedekahkan dan inilah harta kita yang kekal. so, sebenernya orang yang kaya itu bukanlah orang yang buanyak buanget hartanya sampai2 kalau dibeliin krupuk semua gak tau mesti naronya di mana lagi wahaha.. kaga lucuuuu..!!!. tapi orang yang kaya itu adalah mereka yang selalu bersyukur dengan apa yang ia dapat dan selalu merasa cukup dengan apa yang ada.
Walaupun penghasilanku seberapa, Alhamdulillah..aku tetap merasa bersyukur dengan apa yang aku dapet dan juga merasa cukup dengan yang kupunya.. (mau beli sendal baru... cukup.. mo beli makan cukup.. mo beli baju baru cukup..) trus juga aku hidup apa adanya.. mo traktir temen duitnya ada.. mo jalan2 ada...mo shopping juga ada dana.. pokoknya aku hidup seadanya wahahahaha.... enak bener kalo gitu mah. hehehe.. becanda ding. gak kok, itu cuma bercanda doang. pokoknya aku merasa sangat bersyukuuuuurrrr banget dengan apapun yang aku dapat dan aku sangat sangat berterima kasih terhadap rezki yang Allah berikan lewat orang lain. karna Allah bilang "tidak dinamakan bersyukur pada Allah apabila dia tidak bersyukur pada manusia" lho lho lho... kok bersyukur pada manusia? gemana toh maksudnya?? gene maksudnye... kalo elu dapet rejeki apapun ntu.. mo duit ke, barang ke, apa ke.. pokoknye namenye rejeki dari Allah tapi lewat manusia.. sooo lu kudu bilang Alhamdulillah (tanda berterima kasih ma Allah) trus bilang makasih ma yang ngasi... ntu namenye lu baru dikatain berterima kasih ma Allah... woohohoh.. ko jadinye logat betawi ye... hehehe.. biarin ajeh!!! ni blog blog gwa, mo betawi ke prancis ke, apa ke terserah gwa dong hahaha.. oopsss.. untung kaga ada yang baca jadi kaga malu hiks...oui, d'accord. (wah, ni kalo aku udah tau cara gimana blog bisa dibaca search engine, tulisan ni mesti aku edit neh.. kalo lupa ya.. biarin aja deh, paling juga diketawain wakakakak...).
5.07.2008
Berusaha
Posted by
Aisyah
at
7:41:00 PM
"Hari-hari berlalu tanpa makna bila kita tidak melakukan apa-apa"
Aku setuju banget dengan kalimat itu. Kita hidup di tahun yang sama, hari yang sama, jam yang sama dan detik yang sama juga. Tapi kenapa kita punya keberhasilan yang berbeda? kenapa ya???.
Sepanjang pengetahuanku tentang hidup, aku bisa ambil kesimpulan bahwa ternyata semua yang membedakan itu adalah sebuat kata "usaha". yah, usaha. oleh karnanya emang bener banget apa yang Allah bilang bahwa "Allah tidak akan merubah suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha untuk merubahnya". Subhanallah.. Allah tuh emang maha penyayang pada "makhluknya". kenapa "makhluknya"? karna Allah menciptakan makhluk tuh ga cuma muslim doang, tapi ada yang menjadi nasrani, yahudi, keyakinan ga jelas, malah ada yang tidak berkeyakinan sama sekali. yah, semua muanya itu makhluk Allah. so, siapapun itu, mau Islam, mo kristen, mo hindu, budha, konghuchu dll dll semuanya... siapapun itu, kalau dia berusaha, insya Allah dia akan mendapatkan sesuai dengan yang diusahakan.
Kalo inget ada yang bilang " Mba, saya kan udah coba usaha dan berdoa, tapi kok masih tetep aja miskin ya?" hehehhe.. ada2 aja si Ibu ini. "Bu, setiap orang itu akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diusahakan. kalo Ibu usaha banyak, kemungkinan besar akan mendapatkan banyak juga insya Allah.. tapi kalo Ibu cuma usaha sedikit ya... tar juga dapetnya ga jauh beda..". ups.. tadi nulis kata miskin yak..hmm jadi pengen ngomong tentang arti miskin hehehe. oke deh mo nulis apa kek sesuai judul pa ngga, toh ini blog2ku sendiri, tulisan2ku sendiri, pikiran2ku sendiri hehehehe. ok, go on.
hmmm miskin yak?? hehehe.. engga tuh. aku sebagai orang yang biasa aja, hidup pas2an dan seadanya, tapi aku tidak merasa kalau aku ni miskin. kenapa? karna aku berprinsip bahwa miskin kaya itu tidak dipatok dari besaran nominal uang. engga!! itu salah!! salah sekali. miskin itu merasa kurang, orang yang punya uang 100.000 dengan orang yang punya 1.000.000 mungkin kita akan bilang yang punya 1.000.000 lah orang yang kaya. dilihat dari nominal, ok, setuju. tapi tunggu dulu, kita tanya dulu apakah orang yang punya 1jt itu udah merasa cukup dengan yang dia punya apa belum? kalau dia ga ngrasa cukup alias kurang, dia bukan orang kaya. gitu juga dengan yang punya 100.000, kalau jawaban mereka sama... ya...ke22nya miskin. tapi kalo si 100.000 tuh dia ngerasa cukup dengan uang yang dia punya, dialah orang yang kaya. so, kaya itu tidak bergantung dari besaran uang, tapi rasa cukup tidaknya kita mempunyai uang itu. rasa cukup akan menimbulkan bisa rasa syukur. so, apabila kita merasa cukup dengan rezki yang ada, insya Allah kita akan mudah bersyukur, tapi kalo kita ga pernah merasa cukup, kita akan terus merasa kurang, kurang, dan kurang, dan yang ada adalah sikap pelit, tidak mau berbagi, dan selalu mencela pemberi rizki (nauzdubillah min zalik). padahal harta itu ya... (mengutip kata ustad zaenal abidin) harta itu kalo emang halal, maka dia pasti akan di hisab dari mana datangnya dan dikemanakan. tapi kalau harta kita didapat dari jalan haram, sudah pasti masuk nerakanya. serem juga ya... tapi kenapa orang2 pada berkeinginan menjadi orang yang banyak harta? toh pengadilan buat harta tuh berat banget. iya kalo didapet dari jalan halal? lha, kalo di dapet dari jalan haram????? (korupsi misalnya)maka dengan harta itu.... 1). kita di dunia diadilin (kalo ketauan)trus nama kita jadi tercemar 2).kita yang berbuat tapi yang nikmatin pasti orang lain mungkin anak cucu kita (kasian banget ya.. dibesarkan dari yang haram) 3). mereka yang seneng2 dengan harta itu, eehhhh di akhirat nanti yang berbuat yang pasti masuk nerakanya. so... enaknya di mana ya... padahal harta tuh cuma 3 (mengutip ustad zaenal juga) 1. yang kita makan dan akan menjadi kotoran 2. yang sedang dipakai dan suatu saat akan usang 3. yang kita sedekahkan dan akan menjadi amal kita. nah poin terahir inilah yang bisa kekal.
so, balik lagi ke usaha. apapun yang kita usahakan, itulah yang akan kita dapat dan kita pertanggungjawabkan. kalau kita udah berusaha semaksimal mungkin.. ya sudah, kita tinggal serahkan aja semuanya sama Allah. toh, Dia yang maha tau apa yang terbaik untuk dunia akhirat kita. kita di dunia ini hanya sementara, hanya seperti berteduh di bawah pohon pada saat melakukan perjalanan panjang. perjalanan kita masih panjang ke depan dan belum sampai akhir. kalau kita berhenti di bawah pohon itu trus kita membuat rumah di sana.. tentu orang2 akan berfikir kita gila... wong istirahat cuman bentar doang kok buat rumah.. aneh kah? begitu juga dunia. tapi tidak semua pemikiran itu bermuara pada tidak bolehnya kita punya banyak harta. tidak!.. itu sama sekali salah. kita disuruh untuk berusaha semaksimal mungkin mencari harta seakan-akan kita akan hidup selamanya. islam itu indah Subhanallah... islam itu berada di tengah-tengah (in the middle). islam tidak melarang muslim menjadi kaya dan islam juga tidak menyuruh muslim jadi miskin, tapi islam menyuruh kita hidup sederhana, di tengah2. Subhanallah...
/>
Aku setuju banget dengan kalimat itu. Kita hidup di tahun yang sama, hari yang sama, jam yang sama dan detik yang sama juga. Tapi kenapa kita punya keberhasilan yang berbeda? kenapa ya???.
Sepanjang pengetahuanku tentang hidup, aku bisa ambil kesimpulan bahwa ternyata semua yang membedakan itu adalah sebuat kata "usaha". yah, usaha. oleh karnanya emang bener banget apa yang Allah bilang bahwa "Allah tidak akan merubah suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha untuk merubahnya". Subhanallah.. Allah tuh emang maha penyayang pada "makhluknya". kenapa "makhluknya"? karna Allah menciptakan makhluk tuh ga cuma muslim doang, tapi ada yang menjadi nasrani, yahudi, keyakinan ga jelas, malah ada yang tidak berkeyakinan sama sekali. yah, semua muanya itu makhluk Allah. so, siapapun itu, mau Islam, mo kristen, mo hindu, budha, konghuchu dll dll semuanya... siapapun itu, kalau dia berusaha, insya Allah dia akan mendapatkan sesuai dengan yang diusahakan.
Kalo inget ada yang bilang " Mba, saya kan udah coba usaha dan berdoa, tapi kok masih tetep aja miskin ya?" hehehhe.. ada2 aja si Ibu ini. "Bu, setiap orang itu akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diusahakan. kalo Ibu usaha banyak, kemungkinan besar akan mendapatkan banyak juga insya Allah.. tapi kalo Ibu cuma usaha sedikit ya... tar juga dapetnya ga jauh beda..". ups.. tadi nulis kata miskin yak..hmm jadi pengen ngomong tentang arti miskin hehehe. oke deh mo nulis apa kek sesuai judul pa ngga, toh ini blog2ku sendiri, tulisan2ku sendiri, pikiran2ku sendiri hehehehe. ok, go on.
hmmm miskin yak?? hehehe.. engga tuh. aku sebagai orang yang biasa aja, hidup pas2an dan seadanya, tapi aku tidak merasa kalau aku ni miskin. kenapa? karna aku berprinsip bahwa miskin kaya itu tidak dipatok dari besaran nominal uang. engga!! itu salah!! salah sekali. miskin itu merasa kurang, orang yang punya uang 100.000 dengan orang yang punya 1.000.000 mungkin kita akan bilang yang punya 1.000.000 lah orang yang kaya. dilihat dari nominal, ok, setuju. tapi tunggu dulu, kita tanya dulu apakah orang yang punya 1jt itu udah merasa cukup dengan yang dia punya apa belum? kalau dia ga ngrasa cukup alias kurang, dia bukan orang kaya. gitu juga dengan yang punya 100.000, kalau jawaban mereka sama... ya...ke22nya miskin. tapi kalo si 100.000 tuh dia ngerasa cukup dengan uang yang dia punya, dialah orang yang kaya. so, kaya itu tidak bergantung dari besaran uang, tapi rasa cukup tidaknya kita mempunyai uang itu. rasa cukup akan menimbulkan bisa rasa syukur. so, apabila kita merasa cukup dengan rezki yang ada, insya Allah kita akan mudah bersyukur, tapi kalo kita ga pernah merasa cukup, kita akan terus merasa kurang, kurang, dan kurang, dan yang ada adalah sikap pelit, tidak mau berbagi, dan selalu mencela pemberi rizki (nauzdubillah min zalik). padahal harta itu ya... (mengutip kata ustad zaenal abidin) harta itu kalo emang halal, maka dia pasti akan di hisab dari mana datangnya dan dikemanakan. tapi kalau harta kita didapat dari jalan haram, sudah pasti masuk nerakanya. serem juga ya... tapi kenapa orang2 pada berkeinginan menjadi orang yang banyak harta? toh pengadilan buat harta tuh berat banget. iya kalo didapet dari jalan halal? lha, kalo di dapet dari jalan haram????? (korupsi misalnya)maka dengan harta itu.... 1). kita di dunia diadilin (kalo ketauan)trus nama kita jadi tercemar 2).kita yang berbuat tapi yang nikmatin pasti orang lain mungkin anak cucu kita (kasian banget ya.. dibesarkan dari yang haram) 3). mereka yang seneng2 dengan harta itu, eehhhh di akhirat nanti yang berbuat yang pasti masuk nerakanya. so... enaknya di mana ya... padahal harta tuh cuma 3 (mengutip ustad zaenal juga) 1. yang kita makan dan akan menjadi kotoran 2. yang sedang dipakai dan suatu saat akan usang 3. yang kita sedekahkan dan akan menjadi amal kita. nah poin terahir inilah yang bisa kekal.
so, balik lagi ke usaha. apapun yang kita usahakan, itulah yang akan kita dapat dan kita pertanggungjawabkan. kalau kita udah berusaha semaksimal mungkin.. ya sudah, kita tinggal serahkan aja semuanya sama Allah. toh, Dia yang maha tau apa yang terbaik untuk dunia akhirat kita. kita di dunia ini hanya sementara, hanya seperti berteduh di bawah pohon pada saat melakukan perjalanan panjang. perjalanan kita masih panjang ke depan dan belum sampai akhir. kalau kita berhenti di bawah pohon itu trus kita membuat rumah di sana.. tentu orang2 akan berfikir kita gila... wong istirahat cuman bentar doang kok buat rumah.. aneh kah? begitu juga dunia. tapi tidak semua pemikiran itu bermuara pada tidak bolehnya kita punya banyak harta. tidak!.. itu sama sekali salah. kita disuruh untuk berusaha semaksimal mungkin mencari harta seakan-akan kita akan hidup selamanya. islam itu indah Subhanallah... islam itu berada di tengah-tengah (in the middle). islam tidak melarang muslim menjadi kaya dan islam juga tidak menyuruh muslim jadi miskin, tapi islam menyuruh kita hidup sederhana, di tengah2. Subhanallah...
Langganan:
Postingan (Atom)