2.21.2009

Syirik - Penemuan Batu-Batu Sakti -

Ya Allah... kesyirikan kini merebak ke mana-mana...
Sesuatu yang "benar-benar" Engkau wanti-wanti untuk TIDAK kami lakukan...
Hingga Engkau akan mengampuni dosa sebesar apapun, kecuali dosa ini. SYIRIK kepada-Mu.

Apakah kami "terlalu kurang mengenal" agama kami ya Rabbii...
Apakah kami "terlalu kurang bersabar" atas cobaan yang menimpa diri-diri kami...
Apakah tidak cukup bagi kami untuk "menyadari" bahwa semua itu hanya tipu daya syetan yang menyesatkan kami...
Ataukah kami memang sudah kehilangan akal sehat kami!.

Ampunilah kami ya Allah... Ampuni kami yaaa Raaabbbbiiii....
Ampunilah kami.

- Maftuha -
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Nemu Batu Ki Renggo, Rumah Siti Diserbu Warga


Sumber: detik.com

Jombang - Rumah Siti Nur Rohmah (35) di Perumahan Tambakasri Blok I/13, Kota Jombang, Jumat (20/2/2009) sore hingga malam, terus didatangi ratusan orang. Mereka ingin berobat dengan batu yang ditemukan Siti.

Batu pualam berbentuk pipih tersebut, dinyatakan Siti bernama Ki Renggo dan bisa digunakan sebagai perantara menyembuhkan berbagai penyakit. "Batu ini bernama Ki Renggo, yang menitipkan batu ini kepada saya lewat mimpi," kata Siti di rumahnya.

Sejak kabar penemuan batu Ki Renggo itu, rumah Siti mulai didatangi ratusan orang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Rata-rata mereka yang datang, merupakan pasien dukun cilik Ponari, yang belum mendapat obat dari dukun cilik tersebut.

Penemuan batu Ki Renggo itu, dimulai sejak Kamis (19/2/2009) kemarin. Saat itu, Siti
mendengar suara tangisan saat mengantar anaknya sekolah di Lembaga Bermain Anak Al-Asna. "Saat itu suara tangisan datang dari selokan," kata Siti.

Menurut Siti, dari tangisan itu, diduga suara seorang perempuan yang minta tolong diselamatkan. "Setelah saya ambil, ternyata ada batu. Dan malamnya, saya bermimpi
didatangi Ki Renggo," ujar Siti menambahkan.

Perempuan yang dikenal rajin puasa Senin-Kamis ini, juga diminta Ki Renggo, untuk
menyembuhkan sakit giginya dengan batu itu. "Alhamdulillah bisa sembuh. Padahal selama 4 hari, saya sakit gigi dan sudah berobat juga belum sembuh," jelas Siti.

Setelah menemukan batu tersebut, Siti sempat dibawa ke Polsekta Jombang. Di kantor polisi itu, Siti diminta menjelaskan penemuan batu. "Saya tegaskan, jika saya tidak
menyaingi siapa pun, Ponari atau Dewi. Jika tidak percaya ya tidak apa-apa," kata Siti yang berkacamata.

Sebelumnya, selain dukun cilik Ponari, juga ada dukun cilik lain yang menyatakan mendapat batu petir, yaitu Dewi Sulistyiowati. Jika kedua dukun cilik itu menemukan batu petir, Siti menyatakan bukan batu petir, melainkan batu pualam biasa.(bdh/bdh)
-----------------------------------------------------------------------------------

Berkat Batu dari Mimpi, Bocah di Bangkalan Jadi Dukun


Sumber: detik.com

Jombang - Selain di Jombang dan Banyuwangi, pengobatan alternatif dengan menggunakan kekuatan batu juga muncul di Bangkalan, Madura. Namun, batu yang digunakan bocah cilik ini tidak didapatkan dari sambaran petir, melainkan didapatkan setelah dia mendapat mimpi aneh.

Bocah yang tiba-tiba mendapatkan batu ajaib dan bisa mengobati orang sakit yakni Irfan Maulana (6), asal Kampung Baru, Desa Kamal, Bangkalan. Kemampuan Irfan dalam mengobati penyakit ini terjadi sejak, Kamis 12 Februari lalu.

Anak pasangan Nur Hasanah (40) dan Moh Sumar (55) yang kesehariannya sebagai wiraswasta ini sebelum mendapatkan batu hitam ajaib mengaku bermimpi kedatangan 3 pria memakai surban. Di dalam mimpi itu, salah seorang diantaranya memberikan uang Rp 1.000 untuk membeli air mineral.

Namun, uang yang diterima dalam mimpinya berubah menjadi batu hitam, dan pria dalam mimpinya itu berpesan agar dijadikan media untuk pengobatan segala macam penyakit.

"Irfan terbangun. Lalu, bercerita isi mimpinya itu dan di genggaman tangan kanan terdapat batu hitam," terang Nur Hasanah, ibu Irfan pada wartawan di rumahnya, Jumat (20/2/2009).

Awalnya, Nur Hasanah sedikit ragu dengan kejadian anaknya. Namun, di sisi lain ingin mencoba kehebatan batu hitam yang tiba-tiba ada dalam genggaman tangan putra sulungnya itu.

"Pertama kali saya coba pada tetangga yang merasakan sakit ngilu. Dengan cara dicelupkan ke air putih lalu diminumkan. Hasilnya terbukti sembuh," ujarnya.

Lambat laun, kabar pengobatan yang dilakukan Irfan Maulana yang dibantu ibunya meluas. Setiap hari selalu ada pasien baik dari tetangga dekat maupun tetangga desa yang minta diobati. "Ada yang sudah kembali sampai 2 kali dan penyakit yang diderita sembuh," paparnya.

Cara pengobatan yang dilakukan oleh Irfan ini tidak jauh beda dengan apa yang dilakukan Ponari dukun cilik asal Jombang. Air putih yang sudah dicelupkan batu hitam tinggal diminumkan pada pasien yang menderita penyakit.

Menurut pengakuan Nur Hasanah, jenis penyakit yang sudah diobati anaknya mulai dari penyakit ringan hingga kencing manis. Setiap tamu yang datang ada yang memberi uang ke Irfan Maulana antara Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per orang.

"Sejak 3 hari terakhir ini, pasien mulai banyak berdatangan secara bergantian. Ya, antara 20 sampai 30 orang setiap harinya," pungkasnya.
(bdh/bdh)
/>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda di blog ini. :)

-- Admin Dourbest2day.blogspot.com --