1.28.2013

Pemikiran Seorang Muslim Tentang Harta Kekayaan

Kenapa Banyak Orang Muslim Miskin?. Kalau ada yang bertanya seperti itu, jawabannya ya.... salah sendiri kenapa gak berusaha :P . Hehe. Just kidding. Tapi serius ko, memang itu jawabannya. Lalu kenapa ya banyak orang non muslim yang mereka sangat kaya dan mudah sekali untuk mendapatkan harta. Pernah gak timbul pertanyaan "Apa Allaah sayang sama mereka ya, sehingga mereka dimudahkan dalam mencari dan mendapatkan kekayaan?". Untuk jawaban pertanyaan ini, saya fikir perlu dikaji ulang dan ditinjau dari beberapa hal:

1. Allaah itu maha pengasih kepada seluruh hamba-Nya, sayang kepada semua hamba-Nya yaaaa yang muslim, yang kafir yang di antara muslim sama kafir kalo ada, pokoknya seeeeemua mua nya Allaah sayang karena Allaah mempunyai sifat Ar-Rahmaan. Jadi Allaah memberikan keadilan kepada siapapun mau dia muslim mau dia kafir kalau mereka berusaha bagaimanapun bentuknya (ini terlepas dari halal haram ya...), maka insyaa Allaah Allaah akan memberikan jalan.

Sekali lagi, "kalau dia berusaha bagaimanapun bentuknya (terlepas dari halal haram), maka Allaah akan memberikan jalan". Mari kita fikirkan perbedaan muslim dan kafir dalam mencari harta. Orang muslim dalam mencari harta terdapat pembatasan halal haram, jadi seorang muslim yang baik yang mengikuti aturan Allaah hanya akan mencari harta yang halal saja, sedangkan yang haram tidak akan dia ambil bahkan sampai yang abu-abu pun Allaah perintahkan untuk ditinggalkan. Oleh karena itulah pencarian harta bagi seorang muslim itu terbatas. Sedangkan bagi orang kafir, mereka tidak ada hukum halal haram, bisnis apaaaapuunnn semau mereka asal dapet duit mau jualan babi, bisnis pelacuran, jual minuman keras dan lain sebagainya yang penting ada duit di situ, sikat dah!. Sehingga pencarian harta bagi orang kafir tidak terbatas dan kemungkinan mendapatkan harta pun akan semakin besar.

2. Sikap seorang muslim yang patuh pada perintah Allaah, ketika mendapatkan harta dan sudah mecapai nishab dan haul, maka mereka akan mengeluarkan zakat untuk mensucikan harta mereka. Sedangkan orang kafir ketika mendapatkan harta bagaimanapun banyaknya, mereka tidak ada kewajiban zakat. Tapi perlu dicatat bahwa zakat ini sama sekali bukanlah penyebab kemiskinan. Zakat adalah pensuci dari harta kita.

3. Prinsip seorang muslim bahwa tujuan hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allaah. Jadi kalaupun dia mempunyai harta, maka harta itu akan dipergunakan untuk kepentingan ibadah dan bukan untuk ditumpuk-tumpuk sampai seperti hartanya Qarun. Jadi dengan prinsip ini, jika seorang muslim merasa dia sudah cukup mendapatkan harta, dia tidak akan rakus untuk terus mengejar harta kekayaan. Tapi sambil dia terus berusaha, dia akan menikmatinya dan bersyukur kepada Allaah melalui berbagi pada sesama dan sebagainya. Sedangkan untuk orang kafir, semakin dia mendapatkan banyak harta, semakin merasa kurang dan merasa haus laksana meminum air laut.

4. Prinsip lain yang sangat penting bagi seorang muslim bahwa harta itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Ketika sayap seekor lalat dilelang, tidak akan ada yang mau menawarnya walaupun dengan harga mata uang terkecil. Itulah dunia, dunia itu tidak lebih baik dari sayap seekor lalat. Jika dunia itu sangat berharga dan mempunyai derajat yang sangat tinggi di mata Allaah, maka seharusnyalah nabi Muhammad lah yang terkaya di antara semua kaum muslimin. Tetapi buktinya Rasul hidup ala kadarnya tapi derajat beliau sangat tinggi. Sehingga sekali lagi, kekayaan itu tidak menaikkan derajat seorang muslim dan yang membedakan derajat dalam Islam hanyalah ketakwaan. Subhaanallaah....ketika mendengar cerita di radio ini tentang kehidupan para ulama. Subhaanallaah... mereka itu sangat sangat disibukkan dengan mencari ilmu akhirat, bukan sibuk mencari dunia. Sampai-sampai ada ulama yang hanya makan roti kering setiap hari. Ketika ditanya "apa enaknya roti kering?", dia menjawab "roti kering itu akan sangat sangat enak dan nikmat ketika kita benar-benar membutuhkannya". Jadi ulama itu hanya akan makan roti kering tersebut ketika perutnya benar-benar sudah sangat lapar dan butuh makan. Sehingga dia bisa merasakan nikmatnya makan walaupun hanya sekedar roti kering saja. Subhaanallaah... beginilah seharusnya seorang muslim. Mereka tidak rakus terhadap makanan maupun bentuk kekayaan dunia yang lain. Tentunya pemikiran ini tidak menjadikan kita malas berusaha mendapatkan harta halal dan hidup seadanya. Tapi setiap muslim itu seharusnya berfikiran bahwa harta dunia itu bukan yang utama, tapi akhiratlah yang menjadi tujuan kita. Sehingga jika kita dikaruniai Allaah dengan harta yang sangat banyak pun, akan digunakan untuk kepentingan Islam, untuk kepentingan akhiratnya.

5. Pemikiran bahwa semakin banyak harta yang kita dapat, akan semakin susah bagi kita untuk mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti. Karena pertanyaan tentang harta akan ada 2 macam yaitu dari mana harta itu kita dapat dan kemana harta kita dibelanjakan. Sehingga seorang muslim yang berfikir ke arah akhirat, dia akan tetap berusaha untuk mencari harta dengan cara yang halal tentunya tetapi tidak akan terlalu berambisi dalam mendapatkan harta dan ketika sudah mendapatkan harta itu, dia akan belanjakan di jalan yang diridhai Allaah. Sedangkan untuk orang kafir, tidak ada pemikiran mereka tentang pertanggungjawaban di akhirat terhadap harta yang mereka miliki. Sehingga mereka asik-asik aja membelanjakan hartanya tuk kesenangan mereka.

6. Pemikiran yang lain bahwa hidup di dunia ini laksana musafir yang sedang kecapean dan beristirahat di bawah pohon. Tujuan akhir dia adalah akhirat, bukan berhenti di bawah pohon itu. Jadi dia tidak akan mencari harta yang banyak di sana, tapi dia akan makan seadanya dan menikmati bekal yang dia bawa. Sedangkan mungkin orang kafir beranggapan bahwa dunia inilah akhir dari hidupnya sehingga dia perlu mengumpulkan segala macam perhiasan dunia. Padahal seperti kita ketahui, semua itu tidak akan dibawa mati sama sekali. Semuanya akan ditinggal ketika nyawa berpisah dengan badan.

7. Dunia itu surganya orang-orang kafir dan tempat cobaan bagi orang muslim. Oleh karena itulah mereka orang-orang kafir itu tidak punya aturan batasan dalam melakukan sesuatu. Sedangkan kita dibatasi oleh halal haram, dan dosa. Ini gak boleh itu dilarang. Tapi semua itu adalah demi kebaikan kita sendiri. Semua itu Allaah lah yang mengatur dan tidak ada aturan yang paling baik kecuali hanya aturan Allaah. Di dunia ini ada amal tapi tidak ada hisab (perhitungan), jadi kita terus terus beramal di dunia ini walaupun ga ketauan berapa besar amal kita, ada malaikat yang mencatat semua amal perbuatan kita. Jadi ada amal tanpa hisab tapi nnanti di akhirat ada hari perhitungan di mana semua amal-amal kita dihisab (diperhitungkan) sehingga orang-orang kafir akan meneyesal dengan semua perbuatan mereka dan orang-orang muslim yang tidak mengikuti aturan Allaah akan meminta dikembalikan lagi ke dunia untuk beramal dan menjadi manusia yang baik tapi tidak akan bisa, mereka akan tetap di hisab di akherat itu tanpa bisa beramal lagi.

8.  Yang paling mengerikan adalah ketika kita diberikan apapun yang kita minta di dunia ini, maksiat tetap kita jalankan dan bisnis apapun yang haram sekalipun maju pesat dan kita hidup dalam kesenangan dan melupakan Allaah, tapi ternyata itu semua hanya penguluran waktu untuk meng-adzab kita na'udzubillaah min dzalik. 

Semua point-point di atas sama sekali bukanlah menjadi penyebab banyak orang muslim menjadi miskin atau memilih jadi miskin. Karena Allaah suka dengan hamba-Nya yang bersyukur dan merasa cukup dengan kehidupannya dan tidak pernah meminta-minta kepada manusia lain. Karena Allaah benci kepada peminta-minta. Tapi maksudnya adalah pemikiran bahwa jika Allaah memberikan banyak harta kepada seseorang berarti Allaah sayang terhadap dia adalah salah. Kalau pernyataan itu benar pastilah Rasuulullaah shallaallaah 'alayhi wa sallam yang paling di sayang Allaah akan paling banyak hartanya di antara semua kaum muslimin. Ternyata tidak kan?. Rasul hidup secara sederhana saja. Tapi yang pasti adalah semua rizki kita sudah tertulis dan tidak akan hilang atau habis atau pindah ke orang lain sebelum kita mati. Tapi semua itu akan kita dapat dengan berusaha keras, bukan dengan bermalas-malasan bahkan dengan meminta minta.
/>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda di blog ini. :)

-- Admin Dourbest2day.blogspot.com --