7.07.2014

Pandanganku Tentang Pemilu


Mengenai berita yang lalu lalang di semua media baik televisi, internet, sosmed dll tenang keburukan calon ini dan calon itu yang entah benar atau tidaknya, aku hanya bisa mengatakan Allaah ta’aala a’lam. Hanya Allaah dan mereka lah yang tahu kebenarannya. Karena berita bisa dimanipulasi, bisa dibuat sesuai permintaan mereka yang berkepentingan. Bisa dibayar asal deal terutama oleh mereka yang mementingkan dunia dan tidak percaya akan adanya hari pembalasan nanti. Jadi sekali lagi Allaahu ta’aala a’lam. Tetapi yang aku yakini bahwa politik itu kejam, mereka akan menggunakan segala macam cara demi pencapaian tujuannya. Apapun berita yang tersebar baik itu menjelekkan Jokowi atau Prabowo, semua itu urusan mereka dengan Allaah. Sedangkan urusanku sekarang adalah bagaimana menggunakan hakku memilih pemimpin yang terbaik di antara 2 calon yg ada. Pemimpin yang paling sedikit mudharatnya karna semua pasti punya kekurangan. Tapi dengan berpedoman pada memilih pemimpin berdasarkan program yang akan mereka jalankan untuk kemajuan Islam, maka aku akan bisa lebih mudah menjawab pertanyaan Allaah di akhirat nanti bahwa aku memilih salah 1 dari mereka karna agamaku, karna Allaah, bukan karena termakan berita ini dan itu dan bukan karena terlalu fanatik pada pribadi salah satu calon yang entah kebenarannya pun aku tidak tahu.

Sehingga di akhirat nanti akan lebih mudah bagiku untuk menjawab pertanyaan Allaah bahwa aku tidak memilih calon pemimpin yang ditopang oleh mereka yang menghalalkan nikah mut'ah alias zina seperti para penganut syiah la'natullaah, aku tidak memilih pemimpin yang disokong oleh orang-orang yang menghalalkan lesbian dan gay yang perbuatan itu sangat sangat dimurkai Allaah, aku juga tidak memilih pemimpin yang didukung oleh mereka yang berjuang mempertahankan tempat-tempat kemaksiatan, pun aku tidak memilih pemimpin yang disupport oleh mereka yang tidak suka aturan Islam dimasukkan dalam suatu peraturan negara, dan pertimbangan lainnya. Itu saja pemikiranku sebagai orang awam. Simple.

Tetapi semua kembali kepada diri kita masing-masing. Karena apapun perbuatan kita, siapapun yang kita pilih dengan apapun alasannya, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allaah di hari pembalasan nanti. Berfikir simple juga bahwa Capres yang mati-matian kita bela sekarang ini, Capres yang kita pilih pun tidak akan dapat menolong kita di akhirat kelak.

Semoga Allaah berikan Indonesia kita yang tercinta ini seorang pemimpin yang terbaik terutama yang bermanfaat untuk kemajuan ummat, kemajuan Indonesia tercinta dan semoga kita bisa memanfaatkan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Amin...

Semoga pandanganku ini bermanfaat bagi mereka kaum muslimin yang sedang bingung diombang-ambing berita, mereka yang sangat fanatik dengan salah satu Capres yang tidak tahu langsung secara personality-nya, bukan hanya melihat dari berita, dan lain sebagainya. Jika kalian memilih, maka pilihlah berdasarkan pertimbangan agama kalian, pilihlah karena Allaah ta’aala karena dengan demikian in shaa Allaah kalian akan lebih selamat di akhirat nanti. In shaa Allaah. :)
/>

3 komentar:

  1. assalamu'alaikum warah matullahi wa barakatuh
    mbak maft yang shalihah, saya hanya mengingatkan untuk tidak terbawa arus dan tercebur dalam fitnah demokrasi, mengenai alasan mbak yg bilang kalau memilih salah satu calon karena mudharatnya lebih kecil, saya hanya bisa bilang, kita ini hanya manusia awam mbak, perkara mana yg lebih kecil atau besar mudharatnya adalah perkara ghaib yang hanya Alloh Subhanu wa Ta'ala saja yang Maha Mengetahui.. saya hanya ini menyampaikan kajian Ustadz Yazid sebagai berikut, semoga mbak maft berkenan

    BalasHapus
  2. http://salamdakwah.com/baca-artikel/nasihat-al-ustadz-yazid-jawas-terkait-fitnah-demokrasi.html

    BalasHapus
  3. Wa'alaykumsalaam warahmatullaah wabarakaatuh Ukhti...

    Jazaakillaah khair atas nasihatnya wa baarakAllaahu fiik. Na'am setuju sekali Ukhti seharusnyalah kita tidak disibukkan oleh fitnah demokrasi namun seharusnya disibukkan dengan menuntut ilmu.

    Semoga Allaah selalu memberikan keberkahan hidup dan kehidupanmu, amin. :)

    BalasHapus

Terima kasih atas komentar Anda di blog ini. :)

-- Admin Dourbest2day.blogspot.com --